Jumat, 28 Sep 2018 13:41 WIB

Viral Penumpang BAB di KRL, Maksimal Berapa Lama Boleh Nahan Kebelet?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi menahan BAB di kereta yang padat. Foto: iStock
Jakarta - Heboh penumpang yang buang air besar (BAB) di kursi penumpang kereta jurusan Kota-Bekasi. Kejadian itu bikin geger karena meski feses sudah dibersihkan tapi baunya tak kunjung pergi. Penumpang ada yang memilih memakai masker, tapi ada juga yang tidak kuat dan pindah gerbong.

Hmm rasanya emang gampang-gampang susah untuk menahan BAB. Tapi kalau jadi BAB sembarangan kan juga enggak baik ya buat kesehatan diri dan juga lingkungan. Sebenarnya ada batasan tidak untuk waktu maksimal menahan BAB? Dr Irsan Hasan, SpPD-KGEH, spesialis penyakit saluran cerna menjelaskannya kepada detikHealth.

"Sebetulnya badan kan akan memberi sinyal, enggak ada limitnya. Ada orang yang buang air besarnya tidak setiap hari. Kalau sudah seperti itu ya sudah gapapa," jelasnya.


Menurut dokter dengan nama sapaan dr Irsan, buang air besar tiga hari sekali saja sebenarnya pun masih bisa dikategorikan normal. Yang akan terjadi hanya adanya antrian feses pada saluran usus.

"Jadi jangan dipikir orang harus BAB tiap hari. Justru kadang bahaya, kalau pagi ini kita belum pengin BAB tapi karena ada pendapat seperti itu yang ada ambiennya kan nanti yang makin besar dan terus pecah," jelasnya.

Tapi kalau memang memungkinkan, kenapa tidak untuk buang air besar langsung tanpa menahannya? Lagipula menahannya kan memang bikin tak nyaman.





Tonton juga 'Ini Dia Idealnya BAB dalam Satu Hari':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)