Kamis, 18 Okt 2018 17:55 WIB

Desainer Stella McCartney Dirikan Yayasan Khusus Kanker Payudara

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Ilya S. Savenok/Getty Images for David Lynch Foundation Foto: Ilya S. Savenok/Getty Images for David Lynch Foundation
Topik Hangat Bulan Kanker Payudara
Jakarta - Desainer kondang Stella McCartney kehilangan sang ibunda akibat kanker payudara pada tahun 1998 lalu. Sejak saat itu, ia selalu mengkampanyekan soal kepedulian penyakit yang jadi penyebab kematian pertama pada wanita akibat kanker.

Kini, wanita berusia 47 tahun tersebut meluncurkan yayasannya sendiri yang bernama Stella McCartney Cares. Yayasan ini didekasikan untuk pencegahan dan deteksi dini pada kanker payudara, sekaligus ia menginginkan yayasan ini memiliki dampak praktis bagi mereka yang telah tersentuh oleh kanker tersebut.

Yayasan ini juga meluncurkan sebuah bra khusus didesain untuk meminimalisir ketidakanyamanan mereka yang telah menjalani pengobatan kanker payudara dan operasi pengangkatan payudara atau mastektomi. Bernama The Louise Listening Bra, Stella McCartney juga mendonasikan 1.000 bra gratis bagi pengidap kanker payudara sebagai bagian dari peluncuran yayasan.



"(Kanker payudara) merupakan suatu hal yang sangat dekat denganku. Alasan aku mendesain bra ini berawal dari pengalamanku melihat seseorang yang aku sayang harus melalui sebuah operasi yang sangat traumatis. Aku melihat mastektomi bra ada ketika para pengidap payudara (merasa) kehilangan sisi feminitas mereka dan 'rasa' mereka sebagai seorang wanita," terang Stella, dikutip dari Metro.

The Louise Listening Bra - Stella McCartneyThe Louise Listening Bra - Stella McCartney Foto: stellamccartneycares.org


Dalam situsnya, stellamccartneycares.org, tertulis ingin melawan tabu yang mengelilingi pria untuk membicarakan payudara secara terbuka dengan pasangan mereka. Dan juga sebagai pengingat bahwa kanker payudara dapat mengenai baik pria maupun wanita dan juga adanya pengalaman dari orang-orang terkasih.

Kanker payudara masih menempati nomor satu penyakit yang banyak diidap oleh wanita sekaligus menyebabkan kematian pada wanita. Data terbaru GLOBOCAN pada tahun 2018 menyebutkan bahwa kanker payudara bertanggungjawab atas 58.256 kasus di Indonesia pada wanita.

(frp/up)
Topik Hangat Bulan Kanker Payudara
News Feed