Kamis, 01 Nov 2018 16:24 WIB

Setiap Satu Kejadian Bunuh Diri, Ada 20 Percobaan Bunuh Diri di Tempat Lain

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi bunuh diri (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kesehatan jiwa merupakan hal yang patut mendapatkan perhatian dengan serius. Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental akan mengalami kecenderungan depresi. Persentasi depresi mencapai enam persen atau sekitar 14 juta orang.

Depresi dalam kondisi lanjut karena tidak tertangani merupakan penyebab utama bunuh diri yang mengambil ratusan ribu nyawa setiap tahunnya.

"Urusannya bukan lagi saya sehat atau tidak,tapi nyawa. Sekarang saya hidup atau tidak ditentukan apa saya punya depresi atau enggak," kata Retha Arjadi, psikolog dari Universitas Atma Jaya saat ditemui Kamis, (1/11/2018).



Data dari WHO menunjukkan terdapat prevalensi setiap satu kejadian bunuh diri ada 20 percobaan bunuh diri lainnya. Saat ini, terdapat sekitar 450 juta orang mengalami gangguan mental. Hampir satu juta orang melakukan bunuh diri setiap harinya.

"Depresi sangat berkontribusi terhadap angka bunuh diri. Wanita mempunyai kecenderungan yang lebih tinggi daripada pria," tambahnya.

Di Indonesia sendiri, rasio kematian akibat bunuh diri adalah 4,3 dari 100.000 penduduk. Berdasarkan data dari Riskesdas dikombinasi dengan data dari Pusdatin Kemenkes, gejala depresi dan kecemasan sudah diidap orang Indonesia sejak usia 15 tahun.

"Ini harus menjadi perhatian yang serius bagi kita. Kita harus melakukan sesuatu mengingat orang punya kecenderungan tidak mencari bantuan karena berbagai alasan," pungkasnya.



Jika kamu atau temanmu mengalami gejala yang menunjukkan keinginan bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan. Komunitas Yayasan Pulih bisa menjadi pilihan yang bisa kamu hubungi lewat instagram di @yayasanpulih atau email di pulihcounseling@gmail.com

Kementerian Kesehatan memiliki hotline khusus untuk mengatasi pencegahan bunuh diri di 119, namun ketika di hubungi pada Kamis (1/11/2018), tidak ada yang merespons. (up/up)