Rabu, 07 Nov 2018 13:28 WIB

Kaki Kram atau Cuma Tegang, Bedanya Apa Sih?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi kaki kram. Foto: Thinkstock
Jakarta - Kaki kerap merasa sakit, namun masih bingung mengidentifikasi itu kram atau bukan. Tak perlu risau, spesialis kedokteran olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Angelica Anggunadi, SpKO mengatakan bahwa kram ada ciri khasnya.

"Jadi, kalau kram itu khasnya itu pertama ototnya juga ikut berkontraksi, otot waktu berkontraksi bisa kelihatan ada konturnya," ujarnya kepada detikHealth saat ditemui di FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).

Namun jika kontur ototnya tidak terlihat, misalnya pada orang gemuk, bisa coba diraba. Otot kram pasti terasa keras saat dipegang. Kerasnya pun menyeluruh bukan hanya di satu titik.

"Misal yang sering kram betis. Betis kan ototnya panjang dari lutut sampe ankle, jadi memang semestinya keras," tambah dr Angelica.



Selain otot yang mengeras, ciri khas kram lainnya yaitu organ tubuh yang mengalami kram menjadi kaku. Ini disebabkan terjadi kontraksi otot yang meningkat sehingga otot menjadi keras lantas organ tubuh di sekitarnya menjadi kaku.

Nah, jika terjadi kram apa yang harus kita lakukan? dr Angelica pun menyarankan untuk mengompres hangat sebagai penanganan pertama saat terjadi kram

"Panas itu hanya diperlukan kalau kram. Dan hanya kram saja. Kram itu kan masalah pada otot, di mana ototnya itu menegang berkontraksi secara maksimal, makanya dia keras banget dan sakit. Hanya pada kondisi tersebut hanya dikasih panas," jelasnya.



(wdw/up)