Rabu, 07 Nov 2018 17:05 WIB

Viral Bau Durian dalam Pesawat, Ini Bedanya dengan Alergi

Rosmha Widiyani - detikHealth
Bagi yang tidak suka, bau durian bisa bikin mual atau bahkan pusing (Foto: iStock)
Jakarta - Penumpang dalam pesawat Sriwijaya Air SJ 091 Bengkulu-Jakarta memprotes bau durian yang menyengat. Penumpang akhirnya turun setelah mengajukan protes pada awak kabin.

Kasus bau durian adalah contoh kepekaan terhadap aroma atau fragrance sensitivity. Dokter ahli telinga, hidung, dan tenggorokan dr Bagas Wicaksono SpTHT-KL mengatakan, kepekaan beda dengan alergi. Walau keduanya kerap memberikan reaksi serupa.

"Alergi disebabkan alergen yang terdiri atas rangkaian asam amino. Sedangkan kepekaan tak dipicu organisme tertentu, misal aroma parfum yang terlalu tajam atau pewangi ruangan," kata dokter yang berpraktik di RSIA Kemang Medical Care tersebut pada detikHealth, Rabu (7/11/2018).



Alergen memicu reaksi antobodi IgE yang dihasilkan sistem daya tahan tubuh. Beberapa contoh alergen adalah serbuk bunga, bulu hewan, kotoran kutu, atau beberapa jenis makanan. Reaksi alergi antara lain mata berair, hidung mampet, hingga sulit bernapas.

Upaya mengatasi alergi dan kepekaan hampir sama. Misal menggunakan masker, semprot hidung, atau minum obat untuk meredakan hidung tersumbat (dekongestan). Namun alergi biasanya membutuhkan obat tambahan untuk meredakan reaksi tubuh, sesuai jenis alergen dan resep dokter.

(up/up)