Senin, 12 Nov 2018 21:20 WIB

Lapor ke Polda, Wanita Ini Trauma Akibat Perdarahan Usai Sedot Lemak

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Irene (kanan) mengaku trauma akibat perdarahan usai sedot lemak (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth) Irene (kanan) mengaku trauma akibat perdarahan usai sedot lemak (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta - Irene (37), seorang wanita di Jakarta yang mengalami perdarahan dan luka lebam pasca operasi sedot lemak, mengalami trauma hingga kesulitan tidur di malam hari.

"Trauma pasti, saya sekarang kalau pakai celana suka terlihat bekas hitamnya. Siapa yang mau? Kan nggak ada," katanya saat dijumpai detikHealth di kawasan Jakarta Selatan, Senin (12/11/2018).

Irene menuturkan, ia memilih metode laser liposuction karena pendarahan yang minim bahkan tidak ada pendarahan sama sekali, berbeda dengan metode sedot lemak pada umumnya.

"Sekarang masih ada bekasnya. Sebenarnya ini adalah sesuatu yang sudah saya persiapkan sebelumnya kalau nanti akan membiru tapi kan bekas-bekas yang lain yang saya dapatkan ketika dirawat itu tidak saya duga," tambahnya.



Kerugian tidak hanya terbatas pada masalah finansial. Sampai saat ini, Irene selalu merasa takut dan terbayang kejadian pasca operasi yang membuatnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Ini sudah moral dan materil, sampai sekarang saja saya masih ngerasa sakit. Mau tidur saja sampai takut nggak akan bangun lagi," tuturnya.

Pengacara Irene, Herna Sutana, menambahkan bahwa keadaan seperti ini tentu di luar kontrol dan tidak ada yang menginginkan baik dari pihak klinik maupun pasien. Hal yang sangat disayangkan adalah tidak adanya itikad baik dari pihak klinik untuk menyelesaikan masalah ini.

"Mungkin bisa dijadikan pelajaran bahwa memang harus berhati-hati. Mungkin Bu Irene ini satu dari sekian banyak korban yang mengalami dampak seperti ini. Ini tuh sakitnya luar biasa dan kita khawatirkan nyawa karena dengan pendarahan yang dialami bisa jadi nyawa selesai," tutupnya.

(up/up)
News Feed