Jumat, 16 Nov 2018 19:22 WIB

Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, Salah Komunikasi yang Berakhir Keji

Rosmha Widiyani - detikHealth
Tersangka pembunuhan sekeluarga di Bekasi Haris Simamora (HS). Foto: Lamhot Aritonang Tersangka pembunuhan sekeluarga di Bekasi Haris Simamora (HS). Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Polisi menyatakan Haris Simamora (HS) sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi. HS dendam karena sering dimarahi dan dianggap tak berguna keluarga tersebut. Kasus ini kini ditangani Polda Metro Jaya.

Peristiwa keji tersebut sebetulnya tidak perlu terjadi jika ada perbaikan cara komunikasi. Psikolog Veronica Adesla dari Personal Growth mengatakan, cara komunikasi yang baik memungkinkan gejolak perasaan tersampaikan dengan baik tanpa bermaksud menyakiti salah satu pihak.


"Pihak yang berkomunikasi harus punya kecakapan dan ketahanan diri, sehingga rasa tidak enak hati bisa disampaikan dengan jelas. Kecakapan komunikasi juga membantu menyampaikan harapan, jika kembali berhadapan dengan masalah yang bikin marah," kata Vero pada detikHealth, Jumat (16/11/2018).

Selain kecakapan komunikasi, Vero juga menekankan pentingnya pengendalian emosi. Kontrol emosi memungkinkan kepala tetap jenih untuk mengetahui pesan yang ingin disampaikan ketika marah. Selanjutnya kedua belah pihak harus memperbaiki diri supaya tak lagi memancing rasa marah.

HS diketahui masih punya ikatan keluarga dengan keluarga keluarga korban Daperum Nainggolan. HS adalah saudara istri Daperum, Maya Boru Ambarita. HS masih sempat menidurkan kedua anak pasangan suami istri tersebut sebelum menjalankan pembunuhan.

(Rosmha Widiyani/fds)
News Feed