Jumat, 23 Nov 2018 15:23 WIB

Cara Halus Mengingatkan Tamu untuk Tidak Dulu Cium Si Buah Hati

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Cara menegur orang yang sedang mencium anak kita tanpa memperhatikan kebersihan tubuhnya. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Tante, teman kantor, atau saudara-saudara yang berkunjung ke rumah sering gemas melihat Si Kecil. Tapi, duh, terkadang tamu-tamu suka kelupaan untuk cuci tangan atau ternyata mereka lagi pilek. Namanya anak, kan lebih rentan ya terkena penyakit.

Kalau sudah begini, gimana ya cara halus untuk mengingatkan tamu untuk tidak mencium sang buah hati sampai cuci tangan atau benar-benar sembuh dari sakit? Psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani M.Psi menuturkan kalau melindungi anak dari penularan penyakit adalah tanggung jawab orang tua. Jadi enggak perlu takut untuk mengingatkan orang lain untuk tidak sembarangan mencium anak kita.

"Cara mengingatkan bisa variatif tentunya sih. Bisa lugas seperti, 'maaf Bu, Ibu kan pilek, jangan cium anak saya ya'. Bisa juga yang lebih halus misalnya, "wah lagi pilek ya Bu, emang musim nih ya. Pengin sih Si Kecil dicium Ibu, tapi kira-kira dia ketularan nggak ya? Agak khawatir nih'," kata psikolog yang punya sapaan akrab Nina.


Bisa juga dengan bercandaan misalnya 'psst, jauhkan virus-virusmu dari anakku' dengan tawa ringan. Jadinya orang yang diingatkan juga tidak merasa tidak enak hati dan bisa tertawa juga.

"Cuci tangan juga perlu diingetin, misalnya, 'oh oke, mau gendong ya? Sudah cuci tangan belum? Tuh wastafelnya di sana'. Bisa juga kita menyiapkan baskom berisi air, sabun, dan handuknya; atau handwash gel di dekat kita, jadi orang yang mau gendong bisa segera bersihkan dulu tanpa kerepotan," sarannya.

Wah bisa nih diterapkan mulai sekarang!

(ask/up)