Selasa, 27 Nov 2018 08:42 WIB

China Klaim Hasilkan Bayi dengan Rekayasa Genetik yang Kebal HIV

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rekayasa genetik di Cina klaim bisa hasilkan bayi. Foto: Thinkstock Rekayasa genetik di Cina klaim bisa hasilkan bayi. Foto: Thinkstock
Topik Hangat Hari AIDS Sedunia 2018
Jakarta - Seorang peneliti di China bernama He Jiankui dari Shenzhen mengklaim mampu membuat bayi yang bisa 'diedit' secara genetis dengan mengubah DNA dengan alat canggih yang bisa mengubah garis hidup seseorang.

Jiankui mengubah embrio untuk tujuh pasangan yang sedang menjalani program hamil. Ia mengatakan tujuan dari eksperimen ini bukan untuk menyembuhkan atau mencegah penyakit yang diwariskan, tetapi untuk menambahkan sifat alami seperti kemampuan melawan kemungkinan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS.

"Saya merasakan tanggung jawab besar karena ini adalah penelitian pertama yang juga akan menjadi contoh. Masyarakat akan memutuskan apa yang harus dilakukan setelahnya," katanya dikutip dari US News.


Meski demikian, banyak peneliti lain yang menganggap hal ini terkesan tidak aman untuk dilakukan. Beberapa memaksa pemerintahan China untuk melaporkan kejadian ini sebagai eksperimen manusia.

"Ini terlalu dini. Berurusan dengan instruksi dari seorang manusia itu masalah besar," kata Dr Eric Topol, peneliti dari Scripps Research Translational Institute di California.

Beberapa tahun belakangan, peneliti telah menemukan cara yang relatif mudah untuk mengedit gen atau DNA. Tetapi cara itu masih dalam tahap pengembangan karena dianggap belum aman untuk manusia.

(Khadijah Nur Azizah/ask)
Topik Hangat Hari AIDS Sedunia 2018
News Feed