Selasa, 27 Nov 2018 12:55 WIB

Keisengan Peneliti Sengaja Telan Lego, Supaya Tahu Berapa Lama Keluarnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Para dokter menelan potongan kepala mainan lego. (Foto: Reuters/Stefan Wermuth) Para dokter menelan potongan kepala mainan lego. (Foto: Reuters/Stefan Wermuth)
Jakarta - Lego adalah salah satu mainan populer di mana bongkahan plastik bisa dibongkar pasang untuk menciptakan sesuatu. Hanya saja karena ukurannya kecil kadang bongkahan plastik tersebut bisa tidak sengaja tertelan terutama pada anak-anak.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mengeluarkan bongkahan lego bila tertelan? Untuk menjawab hal tersebut enam dokter anak di Royal London Hospital melakukan penelitian unik di mana mereka dengan sengaja menelan bongkahan plastik kepala lego.



Salah satu peneliti, dr Tessa Davis, mengaku melakukannya karena belum ada studi yang secara spesifik melihat dampak lego bila tertelan.

"Studi ini sedikit iseng menyenangkan menyambut natal. Tapi dalam keseriusan, kami memang setiap hari mendapat pasien anak di IGD menelan benda asing," kata dr Tessa seperti dikutip dari Live Science, Selasa (27/11/2018).

Setelah menelan potongan lego, setiap buang air besar para dokter berusaha mencari potongan tersebut dalam feses. Hasilnya dipublikasi dalam jurnal Paediatrics and Child Health dua dokter bisa menemukan potongan lego dalam feses setelah hanya sekali buang air besar, dua dokter lain setelah tiga hari, satu dokter setelah dua hari, dan satu dokter terakhir tidak bisa menemukan potongannya sama sekali (kemungkinan keluar tanpa diketahui).

Para dokter dalam studi melaporkan tidak ada gangguan pada sistem pencernaan mereka dan fesesnya normal. Hal ini memberi petunjuk bahwa setidaknya pada orang dewasa sehat menelan mainan lego tidak membawa dampak buruk.

(fds/up)
News Feed