Senin, 03 Des 2018 10:50 WIB

Banyak Terima Pasien, Kapten Tatang 'Terapi Listrik' Tak Pungut Bayaran

Kireina S. Cahyani - detikHealth
Anggap sebagai hobi, terapi listrik Kapten Tatang tidak memungut biaya. (Foto: Kirei/detikHealth) Anggap sebagai hobi, terapi listrik Kapten Tatang tidak memungut biaya. (Foto: Kirei/detikHealth)
Jakarta - Pengobatan alternatif 'terapi listrik' Kapten Infanteri Tatang Taryono banyak diminati warga. Namun sang terapis mengaku tidak memungut bayaran dan menganggap praktik terapi yang dilakukannya sebagai hobi atau kesenangan.

"Di sini gratis kok. Kalaupun ada yang suka kasih, ya saya terima saja. Kan nggak baik kalo nolak begitu saja, nanti saya disangka sombong lagi," jelas Kapten Tatang sambil tersenyum saat diwawancarai detikHealth di Koramil 2101 Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (2/12/2018).

"Ya, kalau patokan tarifnya tentu saja tidak ada kok, biarkan kalau ibadah itu Allah saja yang menilai," lanjutnya.



Walau hanya buka praktik di hari libur saat dirinya tidak berdinas, Kapten Tatang banyak menerima pasien. Sebagian bahkan datang dari luar Kabupaten Bogor. Salah satunya Waryono, yang jauh-jauh datang dari Rangkasbitung, Banten, sejak pukul 6 pagi untuk mengantre.

"Saya udah datang dari pagi untuk daftar dulu kan, soalnya yang datang banyak banget mba. Ya supaya dapat panggilan terapinya gak lama-lama," ujar Waryono.

Waryono mengaku sudah 5 kali berobat ke Kapten Tatang. Ia menjalani terapi tersebut untuk pemulihan setelah dirinya terkena stroke, dan mengaku tubuhnya terasa lebih enak.

"Saya tahu dari mulut ke mulut sih, artis juga katanya pernah ada yang ke sini. Gratis pula, ya tapi saya suka kasih saja untuk bantu-bantu terapis lainnya," tutup Waryono.

Salah satu artis yang pernah jadi pasien Kapten Tatang adalah Mat Solar. Komedian yang populer lewat serial Bajaj Bajuri tersebut diterapi Kapten Tatang saat mengalami serangan stroke.

(up/up)
News Feed