Perlu Tahu! Sederet Nutrisi Fantastis dalam Semangkuk Sayur Kol (2)

Perlu Tahu! Sederet Nutrisi Fantastis dalam Semangkuk Sayur Kol (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Selasa, 11 Des 2018 20:01 WIB
Perlu Tahu! Sederet Nutrisi Fantastis dalam Semangkuk Sayur Kol (2)
Sayur kol itu sehat banget, lho! Foto: iStock
Jakarta - Siapa yang tidak suka sayur kol? Duh, kamu rugi banget, lho! Sayur kol merupakan salah satu sayuran yang punya sederet nutrisi dan manfaat kesehatan fantastis yang sangat berguna bagi tubuh.

Belum lagi, sayur kol merupakan sayuran yang sangat mudah disantap, baik matang ataupun mentah. Berikut adalah macam-macam nutrisi dan manfaat kesehatan dari sayur kol yang bisa jadi alasanmu untuk tidak menyingkirkannya dari piringmu:

Menurunkan tekanan darah

Foto: iStock

Tekanan darah tinggi menyerang lebih dari satu juta orang di dunia dan menjadi faktor risiko terbesar bagi penyakit jantung dan stroke. Biasanya dokter menyarankan pengidapnya untuk mengurangi asupan garam.

Akan tetapi, baru-baru ini terbukti bawah meningkatkan asupan potasium sama khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah. Potasium merupakan mineral dan elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi normal. Salah satu tugasnya adalah mengatur tekanan darah dengan menangkal efek sodium (garam) dalam tubuh.

Sayur kol terbukti tinggi akan kandungan potasium, salah satunya adalah kol merah. Sekitar 12 persen dari asupan harian yang disarankan (RDI) dari potasium ada dalam 178 gram sayur kol. Sehingga memakannya lebih rutin dapat menurunkan tekanan darah.

Mengontrol kadar kolesterol

Foto: shutterstock
Sayur kol mengandung dua zat yang telah terbukti dapat mengurangi level kolesterol 'jahat' LDL dalam tubuh, yakni serat dan fitosterol. Serat dapat mengikat kolesterol di usus dan mencegahnya terserap ke dalam darah.

Sebuah analisis dari 67 studi mengungkapkan bahwa orang yang mengonsumsi 2-10 gram serat per harinya mengalami penurunan kecil namun signifikan pada kolesterol LDLnya, sekitar 2 mg/dL. Dalam sayur kol, 40 persennya adalah serat yang mudah larut.

Sedang kan fitosterol merupakan senyawa dalam tanaman yang secara struktural mirip dengan kolesterol, sehingga mampu mengurangi kadar kolesterol LDL dengan menghambat penyerapan kolesterol di dalam saluran cerna. Meningkatkan asupan fitosterol sebanyak 1 gram per hari dapat menurunkan sekitar 5 persen kadar LDL.

Sumber vitamin K terbaik

Foto: iStock
Vitamin K sangat penting bagi tubuh, terutama dalam penyembuhan luka. Vitamin ini terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni vitamin K1 (phylloquinone) yang ditemukan lebih banyak pada sumber nabati dan vitamin K2 (menaquinone) yang ditemukan dalam sumber hewani dan beberapa makanan fermentasi.

Vitamin ini juga diproduksi oleh bakteri dalam usus besar. Dan sayur kol merupakan sumber vitamin K yang terbaik, memberikan 85 persen dari asupan harian yang disarankan dalam 89 gram.

Tanpa vitamin K, darah akan kehilangan fungsinya untuk dapat menggumpal dengan benar sehingga berisiko terjadi pendarahan.

Sangat bagus untuk diet!

Foto: iStock

Walau mungkin banyak yang tak setuju, namun sayur kol yang super sehat ini juga super lezat. Dapat dimakan mentah ataupun matang dan ditambahkan dalam serangkaian jenis makanan seperti salad, sup, semur dan tumisan.

Sayur kol juga bisa menjadi salah satu bahan makanan vegetarian seperti sauerkraut dan kimchi. Sehingga sangat mudah dan juga sangat murah untuk dijadikan menu dietmu. Plus, sayur kol juga rendah kalori, lho!

Halaman 2 dari 5

Tekanan darah tinggi menyerang lebih dari satu juta orang di dunia dan menjadi faktor risiko terbesar bagi penyakit jantung dan stroke. Biasanya dokter menyarankan pengidapnya untuk mengurangi asupan garam.

Akan tetapi, baru-baru ini terbukti bawah meningkatkan asupan potasium sama khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah. Potasium merupakan mineral dan elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi normal. Salah satu tugasnya adalah mengatur tekanan darah dengan menangkal efek sodium (garam) dalam tubuh.

Sayur kol terbukti tinggi akan kandungan potasium, salah satunya adalah kol merah. Sekitar 12 persen dari asupan harian yang disarankan (RDI) dari potasium ada dalam 178 gram sayur kol. Sehingga memakannya lebih rutin dapat menurunkan tekanan darah.

Sayur kol mengandung dua zat yang telah terbukti dapat mengurangi level kolesterol 'jahat' LDL dalam tubuh, yakni serat dan fitosterol. Serat dapat mengikat kolesterol di usus dan mencegahnya terserap ke dalam darah.

Sebuah analisis dari 67 studi mengungkapkan bahwa orang yang mengonsumsi 2-10 gram serat per harinya mengalami penurunan kecil namun signifikan pada kolesterol LDLnya, sekitar 2 mg/dL. Dalam sayur kol, 40 persennya adalah serat yang mudah larut.

Sedang kan fitosterol merupakan senyawa dalam tanaman yang secara struktural mirip dengan kolesterol, sehingga mampu mengurangi kadar kolesterol LDL dengan menghambat penyerapan kolesterol di dalam saluran cerna. Meningkatkan asupan fitosterol sebanyak 1 gram per hari dapat menurunkan sekitar 5 persen kadar LDL.

Vitamin K sangat penting bagi tubuh, terutama dalam penyembuhan luka. Vitamin ini terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni vitamin K1 (phylloquinone) yang ditemukan lebih banyak pada sumber nabati dan vitamin K2 (menaquinone) yang ditemukan dalam sumber hewani dan beberapa makanan fermentasi.

Vitamin ini juga diproduksi oleh bakteri dalam usus besar. Dan sayur kol merupakan sumber vitamin K yang terbaik, memberikan 85 persen dari asupan harian yang disarankan dalam 89 gram.

Tanpa vitamin K, darah akan kehilangan fungsinya untuk dapat menggumpal dengan benar sehingga berisiko terjadi pendarahan.

Walau mungkin banyak yang tak setuju, namun sayur kol yang super sehat ini juga super lezat. Dapat dimakan mentah ataupun matang dan ditambahkan dalam serangkaian jenis makanan seperti salad, sup, semur dan tumisan.

Sayur kol juga bisa menjadi salah satu bahan makanan vegetarian seperti sauerkraut dan kimchi. Sehingga sangat mudah dan juga sangat murah untuk dijadikan menu dietmu. Plus, sayur kol juga rendah kalori, lho!

(frp/up)

Berita Terkait