Sabtu, 15 Des 2018 07:01 WIB

Deg-degan! Merasakan Sendiri Ilusi Visual Saat Mendaratkan Pesawat

Widiya Wiyanti - detikHealth
Simulasi penerbangan di Lakespra (Foto: Agung Pambudhy/detikcom) Simulasi penerbangan di Lakespra (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Salah satu jenis disorientasi yang yang kerap dialami pilot adalah visual illusio atau ilusi visual. Ilusi visual ini mengakibatkan pilot melihat tidak sesuai dengan kebenarannya.

Untuk melatih ilusi visual ini, pilot-pilot melakukan simulasi dengan alat Advance Orientation Training (AOT). Saya pun diberi kesempatan untuk merasakan sensasi ilusi visual ini.

Bertempat di Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra) Saryanto, Jakarta Selatan, saya didampingi oleh operator alat AOT, Suhartono masuk ke dalam alat tersebut.

Suhartono menjelaskan instrumen apa saja yang ada dalam kokpit pesawat, mulai dari instrumen kecepetan, ketinggian, hingga cara membaca kompas. Suhartono juga mengatakan bahwa komunikasi antara pilot dan co-pilot serta dengan rir traffic control (ATC) pun harus lancar.



Pada simulasi ini, saya sebagai co-pilot diinstruksikan untuk mendaratkan pesawat di runway. Namun, dalam simulasi ini, runway dibuat seperti terlihat oleh mata cukup kecil dan jauh. Ini lah yang disebut ilusi visual. Apa yang dilihat pilot di atas pesawat, belum tentu itu yang sebenarnya.

Saya mengendalikan tuas tanpa bantuan Suhartono. Pada dasarnya, semua pilot tidak diperkenankan untuk mengikuti indera atau perasaannya dalam menerbangkan pesawat, baik take-off maupun saat landing.

"Gimana kelihatan runway-nya? Masih jauh ya?" tanya Suhartono pada saya saat mencoba mendaratkan pesawat.

Terlihat runway masih cukup jauh, namun ketika Suhartono melihat instrumen, runway sudah ada tepat di depan. Saya pun berusaha untuk menstabilkan pesawat agar mendarat tepat di runway.

Namun, karena saya mengalami disorientasi ilusi visual, saya pun tidak berhasil mendaratkan pesawat tepat di runway. Pesawat mendarat sedikit di luar runway sebelah kiri.



"Hahaha, susah ya? Itu namanya ilusi visual," ungkap Suhartono.

"Coba kalau lihat instrumen, pasti bisa. Makanya pilot nggak boleh percaya sama matanya," imbuhnya.

Jurnalis detikHealth menjajal simulasi penerbangan dengan kondisi ilusi visual (Foto: detikHealth)Jurnalis detikHealth menjajal simulasi penerbangan dengan kondisi ilusi visual (Foto: detikHealth)


Meskipun sedikit menegangkan saat mengalami ilusi visual ketika mendaratkan pesawat, namun sangat seru melakukan simulasi ini.

Simulasi ini awalnya digunakan untuk pilot TNI AU saja. Namun kini mulai digunakan untuk pilot pesawat komersil guna meminimalisir kecelakaan pesawat akibat disorientasi.

Healthy Friends tertarik mencoba simulasi ini? Yang jago main game pasti bisa!

Ini alat yang dipakai untuk simulasi AOT.Ini alat yang dipakai untuk simulasi AOT. Foto: Agung Pambudhy/detikcom




Tonton juga video 'Kapten Vincent: Jangan Takut Naik Pesawat!':

[Gambas:Video 20detik]

Deg-degan! Merasakan Sendiri Ilusi Visual Saat Mendaratkan Pesawat
(wdw/up)
News Feed