Rabu, 19 Des 2018 14:30 WIB

Ingin Cepat Punya Keturunan? Setop Merokok, Racunnya Merusak Sel Telur

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi rokok. Foto: Dok. REUTERS/Christian Hartmann/Illustration Ilustrasi rokok. Foto: Dok. REUTERS/Christian Hartmann/Illustration
Jakarta - Tak hanya pria, kebiasaan merokok juga berisiko menurunkan tingkat kesuburan pada wanita. Akibatnya wanita yang secara kronologis (usia KTP) berumur 35 tahun, bisa jadi memiliki kualitas sel telur setara umur 45 tahun (usia biologis).

"Kebiasaan rokok menjadi salah satu penyebab utama masalah infertilitas. Untuk wanita, sel telur yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki. Karena itu, sayang sekali jika wanita punya kebiasaan merokok," kata dokter ahli kandungan dan kehamilan dr Beeleonie, BMedSc, SpOG (K).


Menurut dr Beeleonie, wanita perokok aktif, pasif, maupun third hand smoker, memiliki risiko yang sama. Selain mutu, persediaan sel telur pada wanita perokok juga berisiko turun drastis lebih dini.

Pada siklus normal, stok sel telur wanita biasanya banyak turun pada usia 35-37 tahun. Namun pada wanita perokok, penurunan persediaan sel telur bisa terjadi sejak usia akhir 20-an. Akibatnya pada usia 37 tahun, sel telur yang tersedia kurang dari 25 ribu.

Penurunan persediaan sel telur menekan peluang hamil pada wanita. Menurut dr Beeleonie, kecilnya peluang tak mungkin diperbaiki dengan teknologi kehamilan terkini misal bayi tabung. Tingkat keberhasilan berbagai teknologi kehamilan tetap ditentukan kesehatan tubuh dan sel telur wanita serta pasangannya.

(up/up)
News Feed