"Kebanyakan program-program memang bertujuan untuk menurunkan berat badan. Namun, program yang menjanjikan hasil cepat tetap menjadi primadona masyarakat walau sebagian besar berakhir dengan gagal," ujar Jansen Ongko, Ahli Gizi dan Olahraga, saat dihubungi oleh detikHealth melalui pesan elektronik.
Jansen, sapaannya, menambahkan tren olahraga pada tahun 2019 tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya atau masih melanjutkan tren tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
HIIT (High Intensity Functional Training)
|
Foto: iStock
|
HIIT merupakan jenis latihan fisik dengan intensitas tinggi namun dalam durasi yang pendek, biasanya untuk satu kali sesi hanya berlangsung selama 30-90 detik. Latihan dilanjutkan dengan jeda selama beberapa detik untuk kemudian sesi tadi diulang kembali.
"Seperti tahun sebelumnya yaitu 2018, High Intensity Functional Training yaitu kombinasi circuit training atau melakukan kombinasi dari beberapa gerakan menjadi satu set dengan high intensity interval training yakni istirahat antara gerakan dan set yang singkat yang menggunakan berbagai alat portable masih menjadi primadona di beberapa fitness studio kecil hingga menengah," ujar Jansen.
Calisthenics
|
Foto: iStock
|
"Komunitas penggiat bodyweight training (calisthenics) yang banyak dilakukan di lapangan terbuka dan taman semakin berkembang cukup pesat dan merata di Indonesia," tambah Jansen.
Yoga
|
Foto: iStock
|
Yoga yang dilakukan dengan mindfulness meditasi juga bisa meningkatkan fungsi otak dan kemampuan kognitif dalam mengontrol pola berpikir dan bertindak.
"Komunitas, studio dan metode Yoga yang semakin banyak dan bahkan sudah memiliki festivalnya sendiri, sehingga bisa dibilang pasarnya sudah terbentuk dan terus berkembang," ucap Jansen.
baca juga: Rutin Yoga Bantu Atasi Stres dan Turunkan Berat Badan, Mau Coba?
Pilates
|
Foto: iStock
|
"Pilates terus bertumbuh walau agak pelan karena investasi untuk SDM dan alatnya cukup besar sehingga biayanya cukup mahal. Ini membuat hanya kalangan tertentu yang mampu rutin melakukannya," imbuh Jansen.
baca juga: Yoga Vs Pilates, Pilih Mana? Ini Perbandingannya
Fitness studio
|
Foto: iStock
|
"Bermunculan juga fitness studio yang memiliki keunikan sendiri-sendiri seperti boxing oriented class dengan lagu-lagu enerjik. Kemudian fitness studio berisikan banyak sepeda, kelas barre yaitu kombinasi ballet dan gerakan-gerakan bodyweight training dan masih banyak lagi," kata Jansen.











































