Jumat, 04 Jan 2019 11:06 WIB

BPJS Tegaskan Kerjasama dengan Sejumlah RS Setop Bukan karena Defisit

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kerjasama BPJS Kesehatan dengan sejumlah RS berhenti karena masalah akreditasi (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom) Kerjasama BPJS Kesehatan dengan sejumlah RS berhenti karena masalah akreditasi (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS
Jakarta - Behentinya kerja sama BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dengan sejumlah rumah sakit memunculkan berbagai spekulasi, salah satunya terkait defisit yang sedang dialami. Humas BPJS Kesejatan, M Iqbal Anas Ma'ruf menegaskan informasi tersebut tidak benar.

"Kami sampaikan informasi tersebut tidak benar, bukan di situ masalahnya. Sampai saat ini pembayaran oleh BPJS Kesehatan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tuturnya melalui rilis yang diterima detikHealth pada Jumat, (4/1/2019).

Iqbal menambahkan, apabila ada fasilitas kesehatan yang belum terbayarkan oleh BPJS Kesehatan, rumah sakit dapat menggunakan skema supply chain financing dari pihak ke 3 yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.



Pemutusan kerjasama, menurut BPJS Kesehatan, tidak lebih dari faktor akreditasi beberapa rumah sakit tersebut. Pihak dari RSUI (Rumah Sakit Umum Islam) Kustati Surakarta pun mengatakan kerjasama terhenti karena masalah akreditasi.

Sesaat setelah mendapatkan pemberitahuan, pada 1 Januari 2019 pukul 15.00 WIB pihak manajemen rumah sakit menempel pengumuman dan memberlakukan sistem baru.

"Kami kemarin juga menerima 13 pasien BPJS yang masih menginap hingga sekarang. Kalau diumumkannya kemarin dini hari, mungkin tidak kami masukkan," kata Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) RSUI Kustati, Pujianto, dikutip dari detikNews.

Menurut pihak RSUI Kustati, proses pembaruan akreditasi akan berlangsung lama dan waktu penyelesaiannya pun tidak pasti.

(kna/up)
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS
News Feed