Selasa, 15 Jan 2019 07:57 WIB

'Layak Kawin' Bikin Risih, Sertifikat di Puskesmas Mampang Dibuat Beda

Ayunda Septiani - detikHealth
Puskesmas Mampang Prapatan juga melayani konseling dan tes kesehatan untuk calon pengantin (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth) Puskesmas Mampang Prapatan juga melayani konseling dan tes kesehatan untuk calon pengantin (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth)
Topik Hangat Sertifikat Layak Kawin
Jakarta - Rupanya tidak semua orang nyaman dengan istilah 'Layak Kawin' dalam sertifikat konseling dan tes kesehatan untuk calon pengantin. Bahkan salah satu Puskesmas di Jakarta Selatan berimprovisasi membuat sertifikat yang berbeda.

Jika Puskesmas lain menggunakan istilah 'Sertifikat Layak Kawin,'' Puskesmas Mampang Prapatan memilih menggunakan istilah 'Sertifikat Kesehatan Calon Pengantin'. Faktor 'kenyamanan' jadi salah satu pertimbangannya.

"Ya supaya lebih sopan saja," kata Kepala Satuan Pelaksana Upaya Kesehatan Perorangan Puskesmas Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dr Anita Kurniasih saat di temui detikHealth baru-baru ini.


Format sertifikat layak kawin di Puskesmas Mampang Prapatan.Format sertifikat layak kawin di Puskesmas Mampang Prapatan. Foto: Ayunda Septiani/detikHealth


Menurutnya, memang tidak ada format baku yang ditetapkan oleh Peraturan Gubernur. Karenanya, Puskesmas Mampang melakukan modifikasi dengan tetap memperhatikan aturan yang telah ditetapkan. Jadilah, format sertifikat di Puskesmas Mampang berbeda dari yang lain.

"Tapi kami sudah bertanya boleh nggak diedit sedikit biar lebih sopan, dan dari dinas kesehatan membolehkan," lanjutnya.

Konseling dan tes kesehatan menjadi salah satu syarat untuk mengurus berkas perkawinan di DKI Jakarta. Apabila salah satu calon pengantin memegang KTP DKI Jakarta, maka konseling dan tes ini bisa dilayani secara gratis di Puskesmas.

Sama seperti yang lain, sertifikat ini juga memuat hasil tes.Sama seperti yang lain, sertifikat ini juga memuat hasil tes. Foto: Ayunda Septiani/detikHealth


(up/up)
Topik Hangat Sertifikat Layak Kawin