Rabu, 30 Jan 2019 19:30 WIB

Masih Ingat? Selain Vaksin, Juga Ada Nyamuk Wolbachia untuk Kendalikan DBD

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Nyamuk Aedes aegypti. Foto: Reuters Nyamuk Aedes aegypti. Foto: Reuters
Topik Hangat Serangan Nyamuk DBD
Jakarta - Angka kejadian DBD (demam berdarah dengue) yang kian naik tiap tahun membuat para peneliti memutar otak dan mencari cara untuk menekan angka penularannya. Salah satu cara yang dilakukan adalah mengembangkan nyamuk ber-Wolbachia.

"Kami mencoba untuk menggunakan wolbachia untuk mengendalikan dengue. Teknologi ini sebenarnya merupakan teknologi yang berperan seperti vaksin yang berbentuk nyamuk," kata peneliti Eliminate Dengue Project (EDP) dari Universitas Gadjah Mada, dr Riris Andono Ahmad, MPH, PhD, saat dihubungi detikHealth, baru-baru ini.

dr Riris menambahkan, Wolbachia merupakan sejenis bakteri yang bisa menginfeksi nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang ber-Wolbachia dianggap ampuh untuk melumpuhkan virus dengue dan menekan populasi nyamuk.


"Jadi wolbachia itu bakteri alami dari banyak serangga yang ada di alam tapi ketika dia dimasukkan dalam nyamuk dia ternyata bisa memblok replikasi dengue sehingga nyamuknya tidak bisa menularkan virus tersebut ke orang lain," tambahnya.

Dikutip dari laman eliminatedengue.com, bakteri wolbachia dapat digunakan dalam beberapa cara, termasuk untuk menekan populasi nyamuk. Mekanisme ini ampuh melumpuhkan virus dengue dan menekan populasi nyamuk tersebut.

Teknik ini membutuhkan pelepasan sejumlah besar nyamuk jantan untuk mengurangi populasi nyamuk secara keseluruhan. Seperti halnya insektisida, pelepasan nyamuk Wolbachia perlu diterapkan secara bertahap seiring populasi nyamuk yang cukup besar.

(kna/up)
Topik Hangat Serangan Nyamuk DBD
News Feed