Kamis, 07 Feb 2019 10:52 WIB

Pastor Zimbabwe Dipidana Karena Klaim Jual Obat HIV Herbal

Firdaus Anwar - detikHealth
Walter ditangkap karena menjual obat ilegal. (Foto: BBC/FACEBOOK/WALTER MAGAYA) Walter ditangkap karena menjual obat ilegal. (Foto: BBC/FACEBOOK/WALTER MAGAYA)
Jakarta - Seorang pastor populer di Zimbabwe, Walter Magaya, baru-baru ini dipidana pengadilan dengan denda sekitar Rp 9 juta atas penipuan. Dirinya diketahui menjual obat herbal yang diklaim bisa menyembuhkan infeksi human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS).

Oktober tahun lalu, Walter dalam wawancara dengan media setempat mengaku obat yang diberi nama aguma tersebut menyimpan kekuatan magis. Hanya butuh waktu 14 hari bagi obat untuk menghancurkan virus dari dalam tubuh.



"Herba ini 100 persen organik. Kenapa saya bilang begitu karena kami menemukan tidak ada efek sampingnya," kata Walter saat itu seperti dikutip dari BBC, Kamis (7/2/2019).

Zimbabwe sendiri adalah negara dengan tingkat prevalensi HIV tertinggi keenam di Afrika sub-Shara. Walter memiliki banyak pengikut karena gaya ceramahnya yang mencolok menjanjikan kesembuhan dan kekayaan.

Padahal dalam dunia medis saat ini HIV belum bisa disembuhkan total hanya bisa ditekan dengan obat antiretroviral (ARV).

Pemerintah melihat apa yang dilakukan Walter sebagai tindakan kriminal karena menjual obat tanpa izin. Polisi yang menggerebek kantornya menemukan beberapa paket aguma berusaha dimusnahkan dengan disiram ke dalam toilet atau dibakar.

Selain aguma, Walter juga diketahui membuat lipstik ilegal yang diklaimnya bisa melancarkan peredaran darah.





Simak juga video 'Reaksi Masyarakat Terhadap Pejuang HIV':

[Gambas:Video 20detik]

(fds/up)