Kamis, 07 Feb 2019 13:09 WIB

Viral Pemotor Ngamuk Saat Ditilang, Psikolog Singgung Masalah Kejiwaan

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Pria ini membanting motor karena tidak terima kena tilang. Foto: Dok. Istimewa Pria ini membanting motor karena tidak terima kena tilang. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Viral video pengendara motor yang ngamuk sampai-sampai merusak kendaraannya. Meski pemuda itu bertindak berani dengan membanting-banting motornya, polisi yang tengah bertugas tetap bisa tenang dan melaksanakan tugasnya untuk menilang si pengendara.

Sementara itu, wanita yang diduga kekasihnya hanya bisa menangis sambil meminta si pria menenangkan dirinya.

Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel, dalam pesan singkat menyebutkan bahwa hal ini bukanlah sekadar masalah pelanggaran Undang-undang Lalu Lintas. Kesehatan mental dari pengendara motor tersebut juga harus menjadi perhatian.

Reza pun turut menyinggung soal kemungkinan intermittent explosive disorder. Dikutip dari Web MD, intermittent explosive disorder adalah episode mendadak dari perilaku impulsif, agresif, kekerasan atau ledakan verbal yang marah di mana seseorang bereaksi sangat tidak proporsional dengan situasi. Kemarahan di jalan, kekerasan dalam rumah tangga, melempar atau menghancurkan benda, atau amarah lainnya mungkin merupakan tanda-tandanya.


"Alhasil, melihat kelakuan si pengendara (videonya sudah viral), sepertinya SIM-nya perlu dibekukan sementara waktu. SIM bisa diaktifkan kembali hanya setelah dia menjalani konseling pengendalian amarah. Sanksi model begini perlu diterapkan sebagai pelengkap sanksi denda/tilang," sarannya.

Polantas pun perlu diperkenalkan dengan kondisi kejiwaan tersebut. Tujuannya agar mereka waspada terhadap kemungkinan serangan fisik dari pengemudi.

"Kita tentu tidak ingin menyaksikan adegan gara-gara tilang, malah polantas diangkut ambulan," tutupnya.




Tonton juga video 'Heboh Video Perusakan Motor di BSD karena Ditilang Polisi':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)
News Feed