Selasa, 26 Feb 2019 13:12 WIB

Bocah Meninggal Saat Dengar Sound System Hajatan, Dokter Curigai Rokok

Firdaus Anwar - detikHealth
Menurut polisi kemungkinan anak meninggal karena serangan jantung. (Foto: Istimewa) Menurut polisi kemungkinan anak meninggal karena serangan jantung. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun asal Dusun Sumberjo, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Blitar, meninggal dunia pada Senin (25/2). Menurut laporan polisi kemungkinan ia meninggal karena kaget mendengar sound system hajatan tetangga dan mengalami serangan jantung.

"Dari hasil visum luar, korban diduga mengalami serangan jantung dan dimungkinkan punya penyakit dalam," kata Kapolsek Garum AKP Rusmin seperti dikutip dari detiknews.

Menurut Rusmin sang anak juga diketahui seorang perokok berat, menghabiskan satu bungkus rokok per hari. Pelajar kelas 2 SD tersebut menurut pengakuan keluarga mendapatkan uang untuk beli rokok dari ibunya dengan cara memaksa.



Menanggapi hal ini spesialis jantung Dr dr Anwar Santoso, SpJP, FIHA, PHD, dari RS Harapan Kita berkomentar bahwa bisa jadi sang anak sudah memiliki penyakit jantung bawaan. Kondisi kesehatannya semakin buruk akibat kebiasaan merokok hingga akhirnya terjadi serangan jantung.

Namun demikian menurut dr Anwar perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk benar-benar mengkonfirmasi mengapa sang anak bisa meninggal. Tidak menutup kemungkinan kalau ia juga punya masalah paru akibat perilaku merokok.

"Paling tidak dia ini tidak hidup sehat. Kalau merokok ya pasti dia ada racun yang diidapnya," kata dr Anwar kepada detikHealth, Selasa (26/2/2019).

"Mungkin bukan jantung juga bisa paru-paru kena penyakit saluran napas bagian bawah ke bronkitis," lanjutnya.

Sementara itu pihak keluarga sendiri tidak menghendaki jenazah anaknya dibawa ke rumah sakit untuk autopsi. Mereka ikhlas dan menganggap kematian korban sebagai musibah.

(fds/up)