Jumat, 15 Mar 2019 07:39 WIB

Terpopuler detikHealth

Reseptor Pedas di Lidah, Dampak Video Porno Kpop, Kecanduan Instagram

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Lidah bisa mengecap rasa pedas karena ada reseptor panas (Foto: iStock) Lidah bisa mengecap rasa pedas karena ada reseptor panas (Foto: iStock)
Jakarta - Sepanjang hari, pembahasan soal skandal prostitusi dan juga video dari artis Kpop masih ramai diperbincangkan. Terlebih karena diungkapnya chatroom di KakaoTalk Seungri dan Jung Joon Young diawali oleh riset reporter Kang Kyung Yoon sejak 2015.

Selain itu Habib Bahar bin Smith bikin heboh dengan ucapan 'pedasnya lidah saya' yang diutarakan kepada presiden Jokowi. Berikut rangkumannya.



1. Bagaimana lidah mengecap pedas?

Terdakwa kasus penganiayaan Bahar bin Smith melontarkan ancaman untuk Presiden Jokowi. Ancaman itu disampaikannya usai mendengarkan tanggapan jaksa atas eksepsinya.

"Tunggu saya keluar dan rasakan pedasnya lidah saya," kata Bahar seperti ditulis detiknews.

Eh iya, dengar omongan Bahar bin Smith, pernah kepikiran enggak bagaimana caranya lidah mengecap rasa pedas? Baca selengkapnya di tautan berikut ini ya:



2. Bagaimana video porno merusak otak?

Terkuaknya kasus prostitusi dan penyebaran video porno melalui chatroom KakaoTalk Seungri dan Jung Joon Young diawali oleh riset reporter Kang Kyung Yoon sejak 2015. Para anggotanya diduga saling menyebarkan video dalam chatroom tersebut.

Tapi tahu tidak, keseringan menonton video seperti itu membuat seseorang kecanduan dan memengaruhi otaknya.

Para ilmuwan di University of Cambridge pada tahun 2014 menemukan adanya peningkatan aktivitas di area tertentu di otak yang menyerupai efek kecanduan narkoba dengan mengamati otak para pecandu menggunakan Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI).



3. Instagram down!

Kemarin pagi, Instagram dan Facebook yang sedang 'tumbang' alias tidak bisa diakses. Banyak warganet yang merasa kesal dan meluapkan kegelisahannya di media sosial.

Kehebohan semacam ini selalu terjadi ketika ada media sosial yang 'down'. Dokter jiwa dari universitas Katolik Atma Jaya Jakarta Dr dr Irmansyah, SpKJ(K) menyebut level keterikatan seseorang dengan media sosial akan menentukan respons yang muncul ketika media sosial bertumbangan.

Kalau kemarin, respon kamu gimana? Ikut kebawa panik enggak?



(ask/up)