Minggu, 17 Mar 2019 15:20 WIB

Tak Perlu Viralkan, Eks Menkes Pilih Langsung Tegur Pejabat yang Merokok

Rosmha Widiyani - detikHealth
Eks Menkes Nafsiah Mboi lebih pilih tegur langsung pejabat yang merokok daripada memviralkan. Foto: ilustrasi/thinkstock Eks Menkes Nafsiah Mboi lebih pilih tegur langsung pejabat yang merokok daripada memviralkan. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Menghadapi perokok, terutama yang merokok di sebarang tempat, memang dilematis. Ditegur, kadang-kadang malah lebih galak. Tak sedikit yang memilih memviralkan agar bisa dipermalukan ramai-ramai di media sosial.

Seperti yang terjadi dalam sebuah video yang viral di media sosial baru-baru ini. Seorang pria kedapatan merokok di bioskop, dan malah tertawa-tawa ketika diadukan ke petugas. Oleh pelapor, aksinya direkam lalu diviralkan.

Mantan Menteri Kesehatan RI periode 2012-2014 Nafsiah Mboi juga punya pengalaman berhadapan dengan perokok. Bahkan dari kalangan pejabat, baik sesama menteri maupun pimpinan lembaga negara.

"Yang jelas mereka nggak merokok di depan Presiden. Tapi saat ngobrol dalam rapat atau konsultasi sering kecium bau rokok dari pakaiannya. Saat itu saya langsung tegur saja supaya jangan merokok," kata Nafsiah, ditemui dalam sebuah talkshow jelang debat calon wakil presiden baru-baru ini.



Nafsiah dalam agenda tersebut kembali mengingatkan untuk tidak dan segera berhenti merokok. Tidak merokok adalah upaya pencegahan menghadapi mahalnya pengobatan diabetes, hipertensi, gangguan jantung dan pembuluh darah. Termasuk penyakit penurunan fungsi tubuh lain akibat merokok.

Rokok disebut-sebut menjadi salah satu penyebab besarnya beban Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga mengalami defisit. Pengendalian rokok membantu mengurangi beban dan defisit BPJS Kesehatan yang memungkinkan anggaran digunakan untuk manfaat lain.

(up/up)
News Feed