Senin, 18 Mar 2019 07:34 WIB

12 Kebiasaan Orang Sehat di Pagi Hari, Kamukah Salah Satunya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Apakah kamu termasuk orang yang sehat? Foto: thinkstock Apakah kamu termasuk orang yang sehat? Foto: thinkstock
Jakarta - Tidak ada orang di dunia ini yang tidak ingin sehat. Untuk hidup sehat, kebiasaan kita yang dimulai sejak bangun tidur sangat menentukan.

Jika kita memulai pagi hari dengan kebiasaan baik dan sehat, maka dalam sehari kita akan terus positif dan tentu saja sehat dan manfaatnya akan segera bisa dirasakan bila dilakukan secara rutin. Orang-orang yang sehat memiliki kebiasaan sebagai berikut, seperti yang dirangkum detikHealth dari WebMD:

Jangan pernah lewatkan sarapan.Jangan pernah lewatkan sarapan. Foto: thinkstock

1. Sarapan

Sarapan adalah salah satu kegiatan penting yang sering kita abaikan. Padahal sarapan bisa membantu memulai metabolisme tubuh dan menghentikanmu makan berlebihan nantinya.

Beberapa studi menyebutkan bahwa orang dewasa yang memakan sarapan sehat bekerja lebih baik di kantor, dan anak-anak yang sarapan memiliki nilai yang lebih tinggi saat ujian. Tidak perlu satu piring besar, cukup sepotong buah atau semangkuk oatmeal yang sehat saja cukup, asal tidak dilewatkan.


2. Merencanakan pola makan

Mungkin akan terdengar menyusahkan, namun merencakan apa yang akan kita makan dalam sehari bisa membantu kamu menghemat waktu dan uang dalam jangka panjang, lho. Ambil waktu sebentar, duduk dan pikirkan tujuan dan kebutuhanmu.

Misalnya, apakah kamu sedang ingin turun berat badan? Menghindari gula, lemak, atau karbohidrat? Mau menambah protein dan vitamin? Merencanakannya membuat semuanya terkendali, karena kamu tahu apa yang akan kamu makan dan kapan kamu makan.


Minumlah air setidaknya 8 gelas per hari.Minumlah air setidaknya 8 gelas per hari. Foto: Istock

3. Perbanyak minum air

80 persen tubuh kita terdiri dari air, oleh karena itu jangan sampai kita kekurangan cairan atau dehidrasi. Bahkan dengan rajin minum air bisa membantu kita menurunkan berat badan.

Sering meminum minuman manis dan bersoda bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Kamu juga bisa membuatnya lebih enak dengan menambah potongan buah jeruk, lemon, jeruk nipis, semangka atau ketimun.

Peregangan saat istirahat dari pekerjaan juga bisa.Peregangan saat istirahat dari pekerjaan juga bisa. Foto: Thinkstock

4. Istirahat dengan olahraga

Beristirahat di tengah waktu kerja mungkin dilakukan dengan mengobrol bersama teman, sambil duduk. Terlalu lama duduk dan juga gaya hidup sedenter terbukti berisiko timbulkan masalah kesehatan, oleh karena itu gunakan waktu istirahatmu untuk berolahraga.

Tak perlu ke gym, kamu hanya butuh bangun dari kursi dan bergerak. Misalnya dengan berjalan-jalan, 30 menit selama lima kali dalam seminggu bisa menyingkirkan rasa stres dan depresi. Atau bisa juga lakukan lunges dan peregangan, sesuaikan waktu dengan kemampuan.


5. Jarang main medsos

Bolak-balik mengecek email dan media sosial mungkin jadi kebiasaan yang kita lakukan tanpa sadar. Rasanya takut untuk ketinggalan satu beritapun, namun hal tersebut bisa memicu kecemasan atau fear of missing out (FOMO).

Tanamkan pada pikiranmu bahwa kamu bisa menundanya di pagi hari. Matikan telepon genggammu, dan kamu bisa bebas melakukan apapun, misalnya berjalan-jalan, membaca buku, atau memasak untuk makan malam atau persiapan sarapan.

6. Suka belajar hal baru

Orang yang sehat selalu 'haus' akan hal baru, dan mempelajari hal baru terbukti menjaga otak tetap sehat. Apapun yang membuatmu tertarik atau tertantang, misalnya bahasa baru, lakukan!

Hal ini juga terbukti untuk memperlambat penuaan dan bahkan bisa menunda dampak dari penyakit Alzheimer's yang merupakan penyakit degeneratif otak.


Siapa bilang merokok itu keren?Siapa bilang merokok itu keren? Foto: Shutterstock

7. Nggak merokok


Nggak merokok lebih keren, gaes! Jika kamu memang tidak merokok, pertahankan. Bagi yang merokok, kamu bisa coba untuk berhenti walau memang tidak mudah, namun efek jangka panjang bagi kesehatan tubuh sangat baik.

Merokok telah dikaitkan dengan banyak risiko penyakit seperti hipertensi, penyakit jantung, gangguan pernapasan dan bahkan beberapa jenis kanker, misalnya kanker paru.


Kurang tidur bisa berisiko banyak hal.Kurang tidur bisa berisiko banyak hal. Foto: iStock
8. Tidur nyenyak

Tidur yang cukup dan nyenyak menjadi pemulihan terbaik bagi kesehatan fisik dan mental kita. Sangat bermanfaat untuk memperbaiki mood, mempertajam ingatan dan fokus, serta membantu mempelajari hal baru.

Dalam jangka panjang juga menurunkan risiko penyakit jantung. Para ahli banyak menyarankan untuk tidur setidaknya 6-8 jam tiap harinya. Akan lebih baik jika kamu menjadwalkan tidurmu untuk bisa pergi tidur dan bangun pada jam yang sama.


Untuk cewek, jangan takut jadi kekar!Untuk cewek, jangan takut jadi kekar! Foto: Thinkstock

9. Melatih otot


Melakukan latihan otot dan kekuatan membantu tubuhmu menukar lemak untuk massa otot. Yang berarti kamu akan membakar lebih banyak kalori walau kamu sedang santai-santai.

Selain itu, melatih otot bisa membuatmu lebih ramping, memperkuat jantung serta tulang. Latihan otot ini bisa kamu lakukan di mana saja dan kapan saja, seperti push-up, lunges dan angkat beban setidaknya dua kali dalam seminggu.

10. Sering berada di luar

Zaman modern menuntut kita lebih banyak berada di dalam ruangan dan jarang terpapar sinar matahari. Padahal, sinar matahari pagi yang baik dapat membantu memicu produksi vitamin D dalam tubuh yang baik untuk tulang, jantung dan mood kita.

Saat berada di luar kita lebih sering menggerakkan tubuh. Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang sering berjalan-jalan di ruang terbuka hijau di kota lebih tenang ketimbang berjalan di sekitar bangunan.


11. Pertahankan keseimbangan

Muda dan aktif, ditambah mempertahakan keseimbangan yang baik bisa membantumu mencegah terjadinya cedera. Jika usiamu lebih tua, juga bisa membuatmu aktif lebih lama dan menurunkan risiko jatuh dan patah tulang.

Tak peduli berapapun usiamu, keseimbangan yang baik berarti otot yang terbentuk, jantung yang lebih sehat, serta kepercayaan diri yang lebih besar. Kamu bisa melakukan yoga dan tai chi, atau bahkan berjalan untuk membantu pertahankan keseimbangan.


Yoga bisa membantumu rileks.Yoga bisa membantumu rileks. Foto: dok. Thinkstock

12. Fokus dan tenang


Dewasa ini emosi kerap tak terbendung, ditambah pula peningkatan stres dan depresi. Orang sehat selalu menyempatkan diri untuk tenang dan fokus, dengan bermeditasi misalnya, mencuci piring atau melakukan satu hal yang disukai.

Dengan mindfulness, rasa stres bisa disingkirkan, meredakan nyeri dan meningkatkan mood. Para ahli mulai memahami, lewat salah satu studi yang menemukan bahwa 8 minggu rutin bermeditasi dapat mengubah sebagian otak yang terkait dengan emosi, pembelajaran dan memori.

(frp/up)