Rabu, 03 Apr 2019 10:07 WIB

Pilih-pilih Minyak 'Sakti', Lebih Penting Aroma atau Khasiatnya?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Aroma segar minyak-minyak terapi bisa membuat tubuh terasa rileks (Foto: iStock) Aroma segar minyak-minyak terapi bisa membuat tubuh terasa rileks (Foto: iStock)
Jakarta - Dari beragam ramuan minyak yang bisa ditemui sehari-hari, masing-masing memiliki kekhasan dan fungsi tersendiri. Tapi ada yang selalu melekat yakni klaim bisa menyembuhkan ini-itu.

Tak ubahnya seperti minyak 'sakti', beberapa produk minyak untuk terapi bahkan diklaim bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Walau terdengar berlebihan, faktanya selalu saja ada kesaksian atau testimoni semacam itu.

Bagi para penjualnya, testimoni semacam ini tentu menguntungkan. Sedangkan bagi pasien, ada risiko menyesatkan bila akhirnya jadi lebih percaya pada terapi yang kemanjurannya belum terbukti secara ilmiah, lalu meninggalkan terapi standar yang secara ilmiah lebih bisa dipertanggungjawabkan.

Tetapi bisa juga sebaliknya, keyakinan untuk sembuh lewat perantaraan apapun terkadang bisa merangsang kemampuan sel-sel tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Bagaimanapun, tubuh punya mekanisme pertahanan dari berbagai kondisi yang mengganggu kesehatan, sehingga beberapa keluhan ringan bisa sembuh sendiri tanpa perlu diobati.



Paling simpel, minyak tertentu punya aroma yang menyegarkan yang kalau terhirup bikin tubuh terasa makin rileks. Juga sensasi hangatnya saat dioleskan, bisa membuat membuat tidur lebih nyenyak sehingga mempercepat recovery sel-sel tubuh dari kerusakan.

Demi kesembuhan, upaya apapun memang harus dilakukan. Tetapi memahami bagaimana sebuah terapi bekerja, tidak kalah penting agar tidak mudah termakan klaim-klaim yang berlebihan.

Nah kalau kamu, apa yang paling menjadi pertimbangan saat memilih ramuan minyak untuk terapi? Apakah aromanya, atau klaim tentang khasiatnya? Bagikan pendapatmu di komentar.




(up/frp)