Rabu, 03 Apr 2019 16:32 WIB

Soal Minyak 'Sakti', Peneliti Kemenkes: Tak Boleh Ada Klaim Menyembuhkan!

Roshma Widiyani - detikHealth
Kemenkes mengingatkan tidak boleh ada klaim berlebihan. Foto: iStock Kemenkes mengingatkan tidak boleh ada klaim berlebihan. Foto: iStock
Jakarta - Minyak gosok dengan segala khasiatnya tak bisa dipisahkan dari pijat dan praktik pengobatan tradisional lainnya. Penjual dan bahkan sebagian masyarakat tak segan memberi klaim dan testimoni seputar manfaatnya, hingga kerap terdengar menyaingi obat medis yang sudah teruji secara klinis.

Menyikapi hal ini, Koordinator Klinik Saintifikasi Jamu Hortus Medicus Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Danang Ardiyanto menyarankan masyarakat berhati-hati. Produsen minyak gosok tak seharusnya mengklaim produknya bisa menyembuhkan.

"Tidak boleh ada klaim menyembuhkan sampai ada uji klinis pada manusia yang berarti produk tersebut sudah masuk fitofarmaka. Selama tidak ada uji klinis berarti sifatnya hanya membantu meredakan gejala penyakit," kata Danang pada detikcom, Rabu (3/4/2019).


Danang mengatakan, klaim hanya berdasarkan testimoni tidak seharusnya disertakan pada iklan atau teknik pemasaran produk lainnya. Klaim harus berdasarkan riset dan bukti ilmiah untuk membuktikan keamanan dan khasiatnya. Sayangnya, kemauan produsen untuk melakukan riset lebih dalam terkit produknya masih sangat minim.

"Produk minyak gosok belum ada yang Obat Herbal Terstandar (OHT) atau fitofarmaka, umumnya masih berbentuk jamu dengan khasiat turun temurun. Produsen umumnya merasa tanpa riset aja sudah laku, jadinya malas meneliti lebih lanjut. Di sini butuh peran negara sehingga bisa ada riset supaya terbukti aman dan berkhasiat secara ilmiah," kata Danang.

Dengan kondisi ini, Danang berharap masyarakat tak lagi tergoda overklaim yang dilakukan produsen minyak gosok. Penyembuhan hanya bisa diperoleh dari obat yang telah terbukti secara ilmiah, bukan sekadar klaim dari sekelompok orang yang menyatakan pernah menggunakan produk tersebut.



Simak Juga "Yuk Intip Cara Membuat Minyak Kuda yang Berkhasiat":

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)