Kamis, 04 Apr 2019 06:31 WIB

Sebelum Kutus-kutus, 4 Minyak Oles Tradisional Ini Lebih Dulu Ngehits

Rosmha Widiyani - detikHealth
Keanekaragaman hayati melahirkan berbagai ramuan minyak sakti (Foto: iStock) Keanekaragaman hayati melahirkan berbagai ramuan minyak 'sakti' (Foto: iStock)
Jakarta - Bagi sebagian masyarakat Indonesia, minyak gosok adalah barang yang wajib dibawa dalam kegiatan sehari-hari. Minyak ini diklaim bisa memberi rasa nyaman, hangat, dan membantu tubuh segar kembali.

Menurut peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Kementerian Kesehatan Danang Ardiyanto, sedikitnya ada 4 minyak gosok populer yang digunakan masyarakat Indonesia. Klaim produk yang masih berstatus jamu ini tentunya masih bersifat turun temurun.



"Ingat ya minyak gosok tidak bisa menyembuhkan selama belum melalui uji klinis. Sifat penggunaannya adalah komplementer yaitu membantu terapi utama atau meringankan gejala penyakit," kata Danang pada detikHealth, Rabu (3/4/2019).

Berikut sekilas penjelasan 4 minyak gosok asli Indonesia yang umum digunakan masyarakat.

1. Minyak telon

Sesuai namanya, telon dalam bahasa Jawa 'telu' yang artinya 3, mengacu pada jumlah bahan utama minyak gosok. Produk ini tersusun atas minyak kayu putih untuk meredakan nyeri dan antibakteri, adas untuk yang memiliki aroma seperti bayi usai mandi, dan minyak kelapa sebagai pelarut dan melembabkan kulit.

"Minyak ini paling aman digunakan dalam berbagai lapisan usia, mulai dari bayi hingga lansia. Minyak ini juga mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari," kata Danang.

2. Minyak cengkeh

Selain minyak telon, minyak cengkeh juga disebut sebagai salah satu produk yang populer di masyarakat. Minyak cengkeh bersifat analgesik untuk meredakan nyeri, pegal-pegal, dan terkilir. Aromanya yang menyegarkan menyebabkan minyak cengkeh kerap digunakan untuk relaksasi.

Tak seperti minyak telon yang digunakan berbagai lapisan usia. Minyak cengkeh umumnya digunakan orang dewasa atau lansia yang bisa menoleransi aroma dan sensasi hangatnya.



3. Minyak gondopuro (gandapura)

Kandungan utama minyak gandapura adalah asam salisilat yang merupakan analgesik kuat. Sesuai sifatnya, minyak bertujuan meredakan terkilir, rasa nyeri, dan pegal. Minyak juga dianggap mampu membantu meredakan reaksi luka dan peradangan.

Sama seperti cengkeh, minyak gandapura umumnya digunakan kelompok umur dewasa hingga lansia. Minyak biasa digunakan pada bagian tubuh yang sakit sambil digosok dan dipijat perlahan

4. Minyak sereh

Untuk sereh biasanya digunakan sebagai aromaterapi atau mengembalikan kesegaran karena baunya yang menyegarkan. Minyak sereh juga bisa digunakan dalam campuran berbagai minyak untuk pijat. Penggunaannya biasa dicampur minyak zaitun dan minyak kelapa.

Seperti jenis minyak yang lain, produk ini tidak bisa menyembuhkan penyakit. Minyak cengkeh hanya membantu mengembalikan kesegaran dan kondisi tubuh menjadi lebih baik.

Kalau kamu, minyak apa yang jadi andalan saat tidak enak badan? Ceritakan di komentar ya.



Simak Juga "Yuk Intip Cara Membuat Minyak Kuda yang Berkhasiat":

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed