Senin, 15 Apr 2019 06:32 WIB

Suka Duka Jadi Manusia Silver, Perih Kalau Catnya Masuk Mata

Rosmha Widiyani - detikHealth
Mata yang terkena cat silver akan terasa perih. Foto: Rosmha Widiyani/detikHealth Mata yang terkena cat silver akan terasa perih. Foto: Rosmha Widiyani/detikHealth
Jakarta - Pernah lihat manusia silver? Betul, yang seluruh tubuhnya dicat warna perak kinclong hingga seperti memantulkan sinar matahari. Manusia silver biasanya bergaya seperti patung selama beberapa lama sebelum mengganti pose. Aksi manusia silver bisa dilihat di jalan KH. Noer Ali tepat di kolong tol Becak Kayu di wilayah Caman, Kota Bekasi.

Ikhsan, salah satu manusia silver mengatakan tak punya kendala tertentu saat melakukan aksinya. Campuran cat sablon dan minyak tanah atau minyak goreng tersebut tak menimbulkan perih atau kulit kemerahan. Namun kendala muncul saat campuran cat mulai luruh akibat teriknya sinar matahari. Kendala makin berat saat terkena asap dari knalpot kendaraan bermotor.

"Rasanya perih kalau catnya masuk mata. Pas lagi pasang gaya matanya juga suka perih gara-gara asap knalpot. Kalo udah perih lama-kelamaan berair terus kedip atau dikucek pake jari. Nguceknya biasa aja kaya pas nggak pakai cat. Cuci tangan paling kalau mau makan karena nggak pakai sendok," kata remaja yang mengaku berusia 18 tahun ini, dalam perbincangan dengan detikHealth.



Saat ditemui, Ikhsan tengah beraksi di bawah terik sinar matahari. Anehnya meski kepanasan, Ikhsan mengaku tidak terlalu banyak mengeluarkan keringat. Jika ada cat yang terlihat luntur, menurut Ikhsan disebabkan air mata atau seperti meleleh karena panas. Menjadi manusia silver di terik matahari tidak menyebabkan Ikhsan banjir keringat.

Selain minim keringat, Ikhsan juga mengatakan tidak merasa gatal saat tubuhnya dilumuri cat atau setelah dibersihkan. Rasa gatal hanya muncul sesekali yang bisa diatasi dengan menggosok area kulit yang tidak nyaman. Bagian yang gatal jangan digaruk terlalu kuat karena bisa merusak campuran cat sablon yang digunakan manusia silver.

"Nggak ada masalah kok kayak pakai baju aja. Catnya nggak bikin kulit gatal, merah-merah, bintik-bintik, atau nyeri. Kalau udah selesai jadi manusia silver bisa dibersihin pake sabun cuci piring buat seluruh badan. Tapi kalau cuma bersihin tangan pas mau makan tinggal direndam dalam air dan digosok-gosok sampai bersih," kata Ikhsan.

Ikhsan mengatakan belum ada rencana hingga kapan beraksi sebagai manusia silver. Namun pekerjaan tersebut telah membantu Ikhsan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hingga saat ini menjadi manusia silver juga tidak mengganggu kondisi fisik Ikhsan.

(up/up)