Senin, 15 Apr 2019 09:05 WIB

Manusia Silver Gunakan Cat Sablon, Amankah untuk Kulit?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Manusia silver menggunakan cat sablon untuk mewarnai tubuhnya (Foto: Rosmha Widiyani/detikHealth) Manusia silver menggunakan cat sablon untuk mewarnai tubuhnya (Foto: Rosmha Widiyani/detikHealth)
Jakarta - Manusia silver yang kerap beraksi di keramaian ternyata menggunakan cat sablon untuk mewarnai tubuhnya. Cat dicampur minyak tanah atau minyak goreng yang dipakai ulang jika campuran mulai luruh akibat sinar matahari.

Menanggapi hal tersebut, dokter ahli kulit dan kelamin dr Fitria Amalia Umar, SpKK, M Kes mengatakan segala bahan yang tidak untuk kulit sebetulnya berbahaya. Efeknya mungkin tidak terasa dalam waktu singkat, namun akan terjadi dalam jangka panjang.

"Untuk waktu singkat kita kenal yang namanya dermatitis kontak misal gatal, luka, dan perih yang merupakan reaksi kulit sensitif. Ada juga ruam dan lepuh yang mirip sindrom Steven Johnson. Selain itu ada efek jangka panjang akibat paparan zat kimia berbahaya misal kanker," kata dr Fitria pada detikHealth, Senin (15/4/2019).


Kadang dicampur minyak goreng untuk mengencerkan.Kadang dicampur minyak goreng untuk mengencerkan. Foto: Rosmha Widiyani/detikHealth


Menurut dr Fitria penggunaan cat sablon pada kulit sebaiknya jangan dilanjutkan demi menjaga kesehatan. Jika masih harus beraksi, dr Fitria menyarankan mengganti bahan pewarna menjadi yang lebih ramah kesehatan kulit.

Sebelum menggunakan bahan tersebut, dr Fitria juga menyarankan mencobanya di lokasi tertentu pada tubuh misal balik tangan. Setelah itu bisa ditunggu hingga 12 jam untuk mengetahui adanya reaksi alergi pada tubuh. Jika tubuh menunjukkan reaksi alergi bahan bisa diganti yang sesuai keperluan tubuh.



Manusia Silver Gunakan Cat Sablon, Amankah untuk Kulit?
(up/up)
News Feed