Sabtu, 27 Apr 2019 15:16 WIB

Dokter Saraf Angkat Bicara Soal Pria 'Kecanduan' Obat Sakit Kepala

Rosmha Widiyani - detikHealth
Miing mengaku minum 12 butir obat sakit kepala setiap hari. Foto: Muhammad Iqbal/detikHealth Miing mengaku minum 12 butir obat sakit kepala setiap hari. Foto: Muhammad Iqbal/detikHealth
Jakarta - Acep Sumekar alias Miing Sumaker asal Cilegon, Jawa Barat mengaku minum 12 butir obat sakit kepala tiap harinya. Miing mengalami sakit kepala jika tak minum obat tiap 1-2 jam sekali.

Meski kebiasaan ini sudah berlangsung selama 29 tahun, Miing yang kini berusia 55 tahun mengaku tidak mengalami efek samping pada tubuhnya. Minum obat, disebutnya membantunya untuk bisa melakukan aktivitas dengan baik setiap hari.



Pengakuan Miing ini mendapat perhatian dari dokter ahli saraf dr Indah Aprianti Putri SpS dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON). Menurut dr Indah, Miing sebaiknya segera menghubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Minum obat hingga 12 butir sehari jelas lebih dari dosis yang biasanya diresepkan dokter.

"Minum obat sakit kepala tentu hanya diperuntukkan dalam waktu 3 hari. Jika sakit kepala masih dirasakan maka memeriksakan diri ke dokter saraf menjadi penting untuk dilakukan. Obat sakit kepala biasanya hanya untuk gangguan ringan," kata dr Indah pada detikHealth, Sabtu (27/4/2019).

Selain minum obat sakit kepala, gangguan yang sifatnya ringan dan sederhana juga dapat diatasi dengan cukup istirahat. Namun, minum obat sakit kepala dan istirahat tak bisa mengatasi sakit kepala yang berbahaya, misal yang diakibatkan tumor atau infeksi. Tentunya diagnosis dan penanganannya hanya bisa diperoleh setelah konsultasi pada dokter.

Menurut dr Indah, warga yang terlalu banyak minum obat sakit kepala sebaiknya segera ke dokter. Penanganan secepatnya akan menekan risiko kesehatan akibat konsumsi obat terlalu banyak dengan sebab yang belum diketahui. (up/up)
News Feed