Sabtu, 11 Mei 2019 17:05 WIB

4 Tips Tetap Sehat Jelang Buka Puasa

Rosmha Widiyani - detikHealth
Buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: Grandyos Zafna Buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Menjelang buka puasa, godaan berbagai jenis makanan dan minuman seolah tidak mungkin ditolak. Meski sudah tahu tidak boleh lapar mata, nyatanya tak mudah mengendalikan diri di depan beragam jenis asupan buka puasa.

Dikutip dari situs British Nutrition Foundation, boleh saja memenuhi selera makan dan minum saat buka puasa. Namun jangan sampai terlalu banyak, karena berisiko menurunkan kesehatan hingga tak mampu melanjutkan puasa.


Untuk menjaga kesehatan selama Ramadhan, berikut tips sehat yang bisa diterapkan saat iftar.

1. Dimulai dengan cairan

Saat mendengar azan, pastikan segera minum atau konsumsi makanan yang kaya cairan. Asupan tersebut harus rendah lemak dan harus mengandung cukup gula alami untuk menyediakan kebutuhan energi. Asupan yang mengandung banyak gula tambahan jangan dikonsumsi berlebihan. Contoh minuman yang bisa dikonsumsi adalah air, susu, jus buah, atau smoothies tanpa gula tambahan yang dapat ditambah kurma.

2. Pilih makanan yang lembut

Setelah tidak makan atau minum minimal 12 jam, sistem pencernaan perlu menyiapkan diri terlebih dulu. Jika ingin makan sebaiknya pilih yang lembut dan mudah dicerna misal alpukat, pepaya, dan sayuran yang dikukus. Buah menyediakan kecukupan cairan, energi, serta vitamin dan mineral. Selain buah, bisa juga hidangan sup dengan rasa yang tidak terlalu tajam.


3. Kendalikan diri saat makan besar

Menu makan besar berbeda di tiap negara sesuai kebudayaannya. Namun pastikan menu tidak didominasi karbohidrat, lemak jenuh, dan trans fat. Menu harus menyertakan sayuran, buah, dan makanan berbahan hewani yang tidak diolah dengan terlalu banyak garam, gula, dan lemak. Asupan ini sebaiknya punya porsi lebih besar dibanding karbohidrat sederhana untuk menjaga berat badan, kadar gula, dan tekanan darah.

4. Olahraga setelah makan

Menjalankan puasa bukan alasan tidak olahraga. Tentunya olahraga yang dijalankan tidak perlu yang berintensitas tinggi atau menguras energi terlalu banyak. Jalan kaki usai makan besar, jalan kaki ke masjid atau musola, dan sholat bisa menjadi alternatif olahraga. Puasa hanya menyediakan sedikit waktu untuk makan sehingga harus diisi asupan yang bermanfaat untuk kesehatan, bukan hanya mengutamakan selera.

(up/up)
News Feed