Rabu, 15 Mei 2019 17:44 WIB

3 Fakta Pengobatan Batu Ginjal, Penyakit yang Diidap Dorce Gamalama

Rosmha Widiyani - detikHealth
Dorce Gamalama yang operasi batu ginjal usai Lebaran. Foto: Youtube/TRANS7 OFFICIAL Dorce Gamalama yang operasi batu ginjal usai Lebaran. Foto: Youtube/TRANS7 OFFICIAL
Jakarta - Dorce Gamalama mengidap batu ginjal selama dua bulan belakangan. Dokter menyarankan operasi, meski Dorce masih ingin menjalani prosedur tembak.

"Batunya mesti diangkat. Ditembak kan nggak bisa, jadi mesti diangkat," kata Dorce dikutip dari detikcom, Rabu (15/5/2019).


Dunia medis menyediakan opsi operasi pengangkatan dan tembak untuk menangani batu ginjal. Prosedur tembak merujuk pada terapi Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).

"Pilihan tindakan medis bergantung pada kondisi batunya. Kalau memang sangat kecil bisa dengan obat dan cukup minum dan keluar sendiri. Tentu tidak bisa kalau sudah terlalu besar," kata dokter ahli urologi Dr dr Nur Rasyid, SpU(K).


Berikut 3 hal yang mempengaruhi proses pengobatan batu ginjal:

1. Letak batu

Batu bisa terletak di dalam ginjal, ureter, kandung kemih, atau bagian organ lainnya. Dokter akan memberi saran dengan melihat terlebih dulu lokasi batu.

2. Ukuran

Ukuran batu ginjal yang lebih dari 2 sentimeter biasanya ditangani dengan operasi pengangkatan. Prosedur tembak umumnya diterapkan pada batu yang berukuran tidak terlalu besar.

3. Kekerasan

Kekerasan juga ikut mempengaruhi prosedur penanganan batu ginjal. Operasi biasanya dipilih jika batu ginjal sangat keras meski berukuran tidak terlalu besar. Tingkat kekerasan diukur melalui CT Scan dengan standar lebih dari 1000 Hounsfield Unit (HU), jika batu ginjal harus dioperasi.

(up/up)