Minggu, 19 Mei 2019 17:46 WIB

Masuk Minggu Ketiga, Ini Tips Berbuka yang Sehat dan Seimbang

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi berbuka puasa bersama. Foto: (Ristiyanti Handayani/Istimewa) Ilustrasi berbuka puasa bersama. Foto: (Ristiyanti Handayani/Istimewa)
Jakarta - Ramadhan bisa menjadi salah satu kesempatanmu membiasakan perilaku gaya hidup sehat yang bisa kamu lanjutkan bahkan setelah bulan puasa usai. Kamu bisa memulainya dari kebiasaan saat berbuka.

Walau cenderung tak bisa dihindari atau tak bisa dikendalikan, namun ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar tak kebablasan dan tetap sehat. Apalagi saat berbuka bersama teman dan keluarga.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tips berbuka yang sehat dan seimbang:



1. Minum sebelum makan
Sebelum memulai makan malam usai berbuka, minumlah banyak cairan. Air putih, jus segar atau susu bisa menjadi pilihan yang sehat. Hal ini bisa membantu tubuh terhindar dari dehidrasi dan mencukupkan kebutuhan cairan tubuhmu yang hilang saat berpuasa.

Minum sekitar satu atau dua gelas air sebelum makan, bukan saat makan, agar mencegah perlambatan proses pencernaan. Pilihlah minuman berbuka yang tidak mengandung banyak gula dan kalori, misalnya kolak pisang.

2. Berbuka dengan kurma
Kurma menjadi buah yang wajib dikonsumsi saat berbuka untuk meningkatkan kadar gula darah yang rentan menurun saat berpuasa. Selain itu, kurma juga merupakan sumber nutrisi dan gula alami yang baik untuk meningkatkan energi.

Terutama jika kamu merasa pusing saat berpuasa, yang bisa jadi disebabkan oleh penurunan kadar gula darah, konsumsi 2-3 buah kurma saat berbuka puasa untuk mengembalikan kadar gula darahmu.

3. Atau dengan sup
Sup hangat menjadi pilihan yang sehat saat berbuka puasa karena bisa menjadi pilihan untuk menghindarkanmu dari dehidrasi. Misalnya sup sayuran, atau sayuran berkuah bening bisa menjadi 'appetizer' di kala berbuka.

4. Jangan lupa sayuran
Saat berbuka, orang lebih fokus pada makanan seperti jajanan atau gorengan untuk membatalkan puasa mereka. Makanan ini tinggi kalori dan tidak cukup menyehatkan. Menguranginya dan beralih memperbanyak konsumsi sayuran, misalnya dengan salad, akan lebih baik untuk tubuh.

Sayuran kaya akan vitamin, mineral, serat dan nutrisi serta kalori yang rendah. Semakin berwarna saladmu, semakin banyak manfaat kesehatannya. Selain itu, jika kamu berbuka dengan sayuran, kamu akan kenyang lebih lama sehingga tidak 'balas dendam' saat makan malam nanti.



5. Pilih sumber karbohidrat yang tepat
Sumber karbohidrat tidak melulu nasi, namun bisa dalam bentuk tepung di dalam gorenganmu saat berbuka ini lho. Gorengan bukan salah satu makanan yang disarankan saat berbuka, namun jika tidak bisa dihindari, konsumsilah dengan cukup dan tidak berlebihan.

Kamu bisa menggantinya dengan nasi merah, pasta gandum atau roti gandum utuh atau kentang. Makanan-makanan ini memiliki karbohidrat yang lebih kompleks sehingga bisa membuatmu kenyang lebih lama, dan menjadi sumber energi, serat dan mineral yang lebih sehat.

6. Dan protein tanpa lemak
Saat berbuka puasa, sebaiknya targetkan untuk memenuhi kebutuhan protein. Konsumsi protein yang mudah dicerna dan memiliki asam amino yang esensial untuk tubuh, karena dibutuhkan untuk membangun dan menjaga massa otot.

Protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, susu, yogurt, telur, keju, serta kacang-kacangan. Akan tetapi, perhatikan untuk tidak mencampur kacang dengan keju serta makanan laut dengan daging lainnya, karena tubuh diprogram untuk mencerna satu bentuk protein dalam satu waktu, dan memakan lebih bisa menimbulkan komplikasi.

7. Jangan terburu-buru
Rasa lapar dan haus yang tak tertahankan sering kali membuat kita terburu-buru saat berbuka. Pada akhirnya, kita akan mengonsumsi makanan berlebihan, yang bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Berbukalah dengan porsi yang cukup agar tetap sehat dan tentu saja mencegah bobot naik. Hentikan konsumsi makanan berbuka sebelum merasa kenyang.

8. Hindari makanan tinggi lemak, gula, dan garam
Sebisa mungkin, saat berbuka hindari makanan berat yang mengandung lemak tidak sehat serta tinggi kandungan gula dan garamnya. Sangat bagus apabila kamu memasak sendiri makanan berbuka, terutama jika dimasak dengan merebus, memanggang, mengukus dan tidak menggorengnya.

Memasak sendiri bisa membantumu mengontrol gula dan garam yang akan kamu konsumsi. Kamu juga bisa mengurangi gula dan mengonsumsi gula alami yang terkandung dalam buah-buahan.




(frp/kna)