Kamis, 30 Mei 2019 19:30 WIB

Demi Irit, Wanita Ini Gunakan Kaos Kaki Bekas Sebagai Pembalut

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pembalut merupakan salah satu kebutuhan penting bagi wanita saat datang bulan (Foto: iStock) Pembalut merupakan salah satu kebutuhan penting bagi wanita saat datang bulan (Foto: iStock)
Jakarta - Seorang wanita biasanya tak ragu membeli pembalut yang menjadi kebutuhan utama setiap bulan. Namun hal ini tidak terjadi pada penyanyi Goldy Locks asal Nashville, yang memilih kaos kaki bekas sebagai pengganti pembalut.

"Wanita bisa menghabiskan 200-300 dolar Amerika Serikat per tahun untuk produk kewanitaan seperti pembalut. Ini pemborosan, karena itu saya menggantinya dengan kaos kaki bekas. Semua orang sudah tahu kebiasaan saya," kata Locks dalam acara TLC's Extreme Cheapskates dikutip dari Mirror.



Anggaran 200-300 dolar AS setara dengan Rp 2,9 juta - Rp 4,3 juta untuk membeli produk kewanitaan. Menurut Locks, setiap orang umumnya tertawa saat mengetahui kebiasaannya menggunakan kaos kaki bekas. Padahal cara tersebut telah terbukti lebih efektif dan ramah lingkungan.

Menggunakan kaos kaki untuk pembalut memang efektif, namun cara ini berisiko mengakibatkan infeksi serius karena minimnya kebersihan. Menurut dokter spesialis kandungan Dr Alex Eskander dari The Gynae Centre, wanita membutuhkan produk yang bersih dan nyaman sebagai pembalut saat datang bulan.

"Pembalut harus higienis, mudah menyerap, cukup tebal namun nyaman digunakan di area kewanitaan. Produk tentunya tdiak menimbulkan gesekan antar paha. Kaos kaki bisa saja mengandung sejumlah bakteri yang berisiko mengakibatkan infeksi panggul, apalagi bila tidak dicuci bersih," kata Dr Eskander.



Kaos kaki yang dicuci bersih mungkin bisa menolong wanita dengan masa datang bulan tidak terlalu berat. Namun Dr Eskander tidak menyarankan kaos kaki untuk pembalut meski telah dibersihkan dan sesuai kebutuhan wanita. Menurutnya tiap produk punya manfaat dan spesifikasi berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.

Artinya, tingkat kebersihan kaos kaki yang telah dicuci bisa jadi berbeda dengan pembalut. Produk pembalut sudah diatur sedemikian rupa sehingga menekan risiko terjadinya infeksi pada wanita. Dr Eskander menyarankan wanita menggunakan pembalut atau produk lain yang memang digunakan saat menstruasi, bukan kaos kaki bekas.

(up/up)