Senin, 17 Jun 2019 18:29 WIB

Dedek Bayi Dapat MPASI di Bawah Usia 6 Bulan? Hati-hati, Ini Risikonya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi mpasi. Foto: iStock Ilustrasi mpasi. Foto: iStock
Jakarta - Orang tua mungkin sekarang harus waspada jika anak terlihat sudah mau makan di usia kurang dari 6 bulan. Idealnya, ASI menjadi asupan satu-satunya di usia tersebut dengan kondisi pencernaan dan daya tahan tubuh yang belum terbentuk sempurna.

"Makanan Pendamping ASI (MP ASI) baru bisa diberikan setelah anak berusia lebih dari 6 bulan. Sebelumnya, anak mendapat ASI eksklusif untuk menyiapkan saluran cernanya terlebih dulu. Jika diberi MP ASI sebelum usia 6 bulan, anak berisiko mengalami inflamasi usus yang nantinya mengganggu penyerapan nutrisi," kata ahli gizi Syarief Darmawan dalam promosi doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Senin (17/6/2019).

Syarief menjelaskan, gangguan penyerapan nutrisi akan mempengaruhi pertumbuhan anak yang bisa dilihat dari tinggi badan yang tidak bertambah. Tinggi badan adalah parameter pertumbuhan yang paling mudah dikenali orang tua. Tinggi yang tidak bertambah atau cenderung turun, mengindikasikan kecerdasan, motorik, atau fungsi tubuh lain yang berisiko mengalami gangguan selama pertumbuhan.



Senada dengan Syarief, dokter anak Prof Rini Sekartini juga mengingatkan orang tua tidak terburu-buru memberikan MP ASI. Pemberian MP ASI yang lebih kaya tekstur sebelum usia anak 6 bulan berisiko menyumbat usus yang belum bisa mencerna dengan baik. Akibatnya anak mengalami gangguan fungsi pencernaan di usia 6 bulan.

"Jika sudah terjadi gangguan maka fungsi saluran cerna tidak lagi optimal. Karena itu, anak harus mendapat ASI eksklusif hingga pencernaannya sudah lebih siap. Pemberian MP ASI juga bertahap ya mulai dari tepung beras atau yang kental namun halus, baru kemudian yang lebih kaya tekstur," kata Prof Rini.

(up/up)