Jumat, 12 Jul 2019 19:42 WIB

Ngetren Rekayasa Hormon Saat Naik Haji, Ini Jenis Obat yang Kerap Dipakai

Widiya Wiyanti - detikHealth
Rekayasa hormon bisa dilakukan untuk mengatur siklus menstruasi (Foto: Thinkstock) Rekayasa hormon bisa dilakukan untuk mengatur siklus menstruasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Untuk menunda menstruasi saat melakukan ibadah haji, beberapa jemaah haji wanita mengonsumsi obat hormonal untuk merekayasa siklus menstruasi. Dengan obat ini, para jemaah haji wanita bisa tidak terganggu dalam menjalani serangkaian ibadah di Tanah Suci.

Menurut dokter spesialis Obstetri-Ginekologi, dr Dinda Derdameisya, SpOG, jenis obat hormonal yang diberikan biasanya ada dua jenis, yaitu single dan kombinasi.

"Isinya hormon progesteron sintetik. Yang kombinasi ada dua, yang estrogen dan progesteron, ada yang progesteron sintetik ya, kalau yang alami diproduksi tubuh sendiri," jelasnya kepada detikHealth, Jumat (12/7/2019).



Pemberian obat single dan kombinasi bergantung pada kondisi tubuh masing-masing individu. Itulah mengapa pentingnya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat hormonal ini.

dr Dinda menyebutkan ada baiknya mengonsumsi obat hormon ini dari dua minggu hingga satu bulan sebelum menjalankan ibadah haji. Karena efeknya akan terlihat satu minggu setelah mengonsumsi obat hormonal ini.

"Ini kan berkaitan dengan hormon jadi nggak bisa dalam satu waktu," tutupnya.



Simak Video "NGOBS KUY! Ciri-ciri Cewek PMS"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)
News Feed