Kamis, 25 Jul 2019 08:32 WIB

Parasit Malaria Kebal Obat Mulai Masuk Asia Tenggara

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Fogging untuk memberantas nyamuk dewasa (Foto: Rifkianto Nugroho) Fogging untuk memberantas nyamuk dewasa (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Parasit malaria yang tahan terhadap obat-obatan utama mulai menyebar cepat di Asia Tenggara. Parasit ini sudah mencapai Thailand, Laos, dan Vietnam.

Kurang dari sepuluh tahun sejak kemunculannya di Kamboja pada 2008, parasit malaria menyebar ke negara-negara tetangga. Bukan hanya Asia Tenggara, parasit malaria ini dapat mengancam Afrika.

Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang masuk ke tubuh manusia dari gigitan nyamuk yang terinfeksi. Salah satu parasit yang tahan terhadap obat adalah KEL1/PLA1 yang tersebar di Kamboja tahun 2008-2013 silam. Berdasarkan pemeriksaan pada DNA parasit ditemukan bahwa parasit ini menyebabkan 80 persen kasus malaria di kawasan Thailand dan Vietnam.



"Data kami menunjukkan bahwa KEL1/PLA1 terus menyebar dari Kamboja barat. Saat ini prevalensinya tinggi di Laos, Thailand, dan Vietnam di mana parasi itu menggantikan populasi parasit asli daerah tersebut," kata peneliti The Wellcome Sanger Institute Dr William Hamilton, dikutip dari Dailymail.

Malaria merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. Dari data WHO, setiap dua menit, seorang anak meninggal akibat malaria. Parasit malaria yang tahan terhadap obat-obatan dikhawatirkan bisa menyebar ke Afrika yang dikenal sebagai wilayah dengan banyak kasus dan kematian akibat malaria.



Simak Video "Sering Bentol Digigit Nyamuk? Mungkin Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)