Senin, 05 Agu 2019 16:21 WIB

ASI Perah Terbuang Karena Listrik Padam, Lakukan Ini Agar Mahmud Tidak Stres

Khadijah Nur Azizah, Michelle Natasya - detikHealth
Ilustrasi ASI perah. Foto: iStock
Jakarta - Listrik padam massal seharian yang terjadi di beberapa wilayah Jabodetabek membuat khawatir para ibu muda yang menyetok ASI perah. ASI perah yang harus disimpan di dalam freezer tentu bisa menjadi cair dan berisiko tidak dapat digunakan lagi dan harus dibuang.

Seperti dialami Mutia Lestari, ia terpaksa membuang ASI perah miliknya hingga satu baskom. Lantaran daerah rumahnya mengalami listrik padam mulai dari jam 12 siang hingga 3 pagi.

ASI perah miliknya sudah mulai cair dan tak sempat diselamatkan kalaupun dibekukan kembali. Kepada detikHealth, Mutia mengaku merasa panik karena kejadian tersebut.

"Panik sih. Namanya ASI kan takut sewaktu-waktu nggak keluar ASI-nya bingung juga nggak nyetok," papar Mutia melalui pesan singkat, Senin (5/8/2019).

Untuk menjaga agar tidak stres, Kantiana Taslim, MPsi, Psikolog, Psikolog Klinis di Personal Growth menekankan pentingnya memiliki kemampuan untuk meregulasi stres sejak awal sebagi orang tua. Hal ini disebabkan mood orang tua bisa berdampak pada anak, meski tidak berbahaya.


Anak, menurutnya, bisa merasakan apa yang orang tua rasakan. Misalnya saat orang tua merasa marah, anak juga bisa ikut merasa marah. Padahal saat listrik padam massal, kebanyakan anak-anak sedang berusaha beradaptasi dengan kegelapan dan mungkin juga suhu yang menjadi panas.

"Kalau ortu cranky, attachment-nya dengan si baby akan lebih buruk, karena baby bisa ngerasain. Karena itu ada baiknya pada situasi-situasi yang tidak terkontrol bisa ditanggulangi, bisa diupayakan sebisa mungkin, bisa lebih fokus pada anak," katanya.

Agar tidak terlalu stres dengan situasi dan kondisi yang tidak dapat dikendalikan, terlebih lagi soal stok ASI perah, Kantiana menyarankan untuk mencari cara agar lebih bonding dan fun sekeluarga. Misalnya berjalan-jalan ke luar rumah mencari tempat terang, atau pergi ke luar.

"Jadi carilah situasi yang bisa membuat kita menjadi lebih happy atau menenangkan kita, jangan terpuruk pada satu situasi yang udah tahu nggak ada jalan keluarnya, nggak bisa dikontrol, tapi terus-terusan di situ. Kalau di situ yang berbahaya karena bisa bikin stres," pungkasnya.



Simak Video "Solusi untuk Ibu Positif Covid-19 Bila Tak Sanggup Menyusui Bayi"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)