Senin, 05 Agu 2019 20:00 WIB

Stok ASI Perah Mencair, Bolehkah Dikonsumsi? Kenali Ciri-ciri ASI Basi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Imbas listrik padam, beberapa ibu merelakan ASI perahnya. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - ASIP (Asi Susu Ibu Perah) biasanya disimpan di lemari pendingin untuk dibekukan. Itu dilakukan untuk menjaga kualitas ASIP tetap terjaga hingga untuk dikonsumsi nanti.

Namun, karena listrik padam seperti yang terjadi baru-baru ini, banyak ibu yang akhirnya membuang ASIP yang sudah disimpannya, khawatir basi dan tidak baik dikonsumsi. Padahal tidak selalu ASIP yang mencair berarti sudah basi, ada juga yang masih bisa dimanfaatkan.

Dokter Konselor Laktasi, dr Ameetha Drupadi, CIMI, memberikan ciri-ciri ASI basi sebagai berikut:

1. Rasa dan baunya asam
Bau dan rasa ASI yang sudah mulai basi hampir sama seperti susu basi pada umumnya. Bau dan rasanya asam seperti yogurt.

2. Konsistensinya kental
ASI yang basi akan membentuk blok-blok yang kental seperti tahu di atasnya. Itu adalah ciri penting yang harus diingat para ibu yang menyimpan ASIP, untuk membedakan yang basi dan yang masih bagus.


Walaupun warnanya serupa dengan ASI normal yang kekuningan, dr Ameetha menegaskan agar tidak terkecoh antara endapan yang ada pada susu normal dengan konsistensi kental pada susu basi.

"Kalau endapan susu normal itu teksturnya pecah-pecah, tapi kalau basi lebih ke kental yang memang bentuk fisiknya seperti tahu," tegasnya.

Ia menjelaskan, ketika mati listrik dan ASIP masih tersisa titik bekunya, ASIP tersebut bisa dibekukan kembali dengan menambah es batu atau ice gel yang sudah membeku di sekitarnya. Dengan catatan tidak boleh dibuka tutup. Jika sudah mencair seluruhnya, masih bisa bertahan hingga 24 jam.

"Jika memang sudah mencair seluruhnya atau sudah dihangatkan tapi tidak jadi diminum oleh anak, itu masih bisa bertahan sampai 24 jam ke depan," jelasnya.

Tak hanya itu, dokter pendiri Pejuang ASI Indonesia ini menyarankan para ibu untuk mempersiapkan es batu atau ice gel untuk membantu penyimpanan ASIP. Hal ini masih bisa membuat ASIP cair 12 jam ke depan.

"Saya menyarankan, jika memang belum mati listrik, segera buat es batu atau ice gel sebanyak-banyaknya. Karena dari pengalaman saya, itu bisa membantu ASIP tahan hingga 12 jam. Itu pun hanya mencair sedikit atau masih ada titik bekunya, karena didukung juga dengan suhu kulkas yang masih dingin," pungkasnya.



Simak Video "Solusi untuk Ibu Positif Covid-19 Bila Tak Sanggup Menyusui Bayi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)