Top 5 Faktor Risiko Stroke, Penyakit yang Dialami Penulis Vabyo di Usia 35

ADVERTISEMENT

Top 5 Faktor Risiko Stroke, Penyakit yang Dialami Penulis Vabyo di Usia 35

Widiya Wiyanti - detikHealth
Senin, 12 Agu 2019 19:43 WIB
Valiant Budi alias Vabyo mengalami serangan stroke di usia relatif muda (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT)
Jakarta - Seperti Valiant Budi atau yang kerap disapa Vabyo, ia terkena stroke saat usianya 35 tahun. Sebelumnya ia pun mengaku telah memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi hingga mencapai 200/100 mmHg.

Menurut dokter bedah saraf dari RS Mayapada, dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terbesar stroke. Ada lima faktor risiko stroke yang paling utama.

"Yang pertama diabet, itu harus diobati. Kedua kekentalan darah atau kolesterolnya, kalau darahnya kental ya minum obat pengencer darah. Ketiga gangguan jantung, termasuk hipertensi. Keempat genetik, bisa adanya kekuan pembuluh darah sehingga mudah pecah atau nyumbat. Kelima stres, pekerjaan lah, membuat pembuluh darah rentan," jelasnya kepada detikHealth, Senin (12/8/2019).



Dokter yang akrab disapa Ryu itu menambahkan, kelima faktor risiko itu sebenarnya bisa dicegah dengan mengonsumsi obat secara teratur. Dengan mencegah faktor risiko, seseorang bisa terhindar dari serangan stroke.

Selain itu, dr Ryu juga menyarankan bagi yang memiliki faktor risiko tersebut untuk menjaga asupan makannya setiap hari dan menghindari pemicunya.

"Jelas, makan nggak teratur, sembarangan, merokok, itu namanya cari penyakit," tandasnya.



Simak Video "Indra Bekti Punya Riwayat Hipertensi Setahun Terakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)
Meracau 'Bahasa Rusia' Saat Stroke
Meracau 'Bahasa Rusia' Saat Stroke
8 Konten
Valiant Budi alias Vabyo, seorang penulis, mengisahkan pengalamannya terserang stroke hemoragik di usia 35 tahun. Stroke yang dipicu pecahnya pembuluh darah di otak kiri ini membuatnya meracau dengan bahasa aneh yang terdengar mirip "Bahasa Rusia".

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT