Selasa, 13 Agu 2019 15:07 WIB

Psikolog Heran Keluarga Seperti Apa yang Ejek Seorang Bocah 'Anak Haram'

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi anak diledek anak haram. Foto: iStock Ilustrasi anak diledek 'anak haram'. Foto: iStock
Jakarta - Kisah bocah kelas 3 SD yang diejek 'anak haram' oleh keluarganya sendiri sungguh menyayat hati. Dari keterangan yang viral di media sosial, nilai sekolahnya pun menurun karena ia menganggap prestasinya tidak membanggakan keluarganya.

Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd, seorang psikolog anak dan keluarga pun heran pada lingkungan keluarga bocah tersebut. Bagaimanapun sejarah bocah tersebut, tidak sepantasnya keluarganya menyebut ejekan seperti itu.

"Anak ini memang mengkhawatirkan. Tapi saya lebih khawatir sama lingkungannya. Lingkungan seperti apa kok sama anak kecil bisa begitu. Kalau sama anak kecil saja bisa begitu, berarti mereka bisa gitu juga ke orang lain," ujarnya saat dihubungi detikHealth, Selasa (13/8/2019).



Psikolog yang akrab disapa Diana itu menambahkan, keluarga seharusnya saling melindungi dan mendukung, bukan malah sebaliknya menjatuhkan. Ejekan dari keluarga akan lebih membekas dibandingkan ejekan dari orang lain yang hubungannya tidak begitu dekat.

"Coba kalau dikatain sama orang di jalan, paling kan dongkol doang terus hilang ya. Nah ini kalau dikatain sama keluarga sendiri atau orang dekat lebih membekas," lanjut Diana.

Meskipun Diana sempat mempertanyakan asal muasal mengapa bocah tersebut disebut 'anak haram', ia menegaskan bahwa bagaimanapun keadaannya, bocah tersebut tidak seharusnya disebut demikian.

"Dia lahir bagaimanapun keadaannya, itu bukan salah anaknya," tandasnya.



Simak Video "Kocak! Viral Facial 'Peletak Peletok' yang Bikin Pasien Histeris"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)
News Feed