Selasa, 13 Agu 2019 19:37 WIB

Round Up

Torpedo Kambing untuk Gairah Seks, Antara Mitos dan Serunya Berebut

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi kurban kambing. Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi kurban kambing. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Jika mendengar kata torpedo atau testis kambing, pasti orang langsung berpikir tentang khasiat jika mengkonsumsinya. Konon katanya, pria yang mengkonsumsi ini bisa meningkatkan gairah seksualitasnya.

Menurut Sunarto, warga Bekasi sekaligus bertugas menjadi panitia kurban, khasiat torpedo tersebut terasa bagi dirinya.

"Kalo saya pribadi ya mbak, terasa sih. Makan sore malamnya terasa. Tapi itu balik ke orangnya, percaya atau nggak akan khasiatnya," jawabnya, saat diwawancarai detikHealth, Senin (12/8/2019).

Sebagian pun masih tidak yakin akan khasiatnya, seperti Thohir yang masih ragu karena munculnya gairah seks itu 2-3 hari pasca konsumsi.

"Nggak yakin sih, cuma balik lagi ke orangnya masing-masing," ujarnya.



Adapun lainnya seperti Bambang, rela berebut torpedo untuk diberikan kepada menantunya. Itu dilakukan dengan harapan dapat segera mempunyai cucu dari anaknya tersebut.

"Percaya nggak percaya sih. Cuma yang namanya usaha kan, buat bahagiain anak, cepet dapet cucu ya dilakukan aja. Do'ain aja mbak biar beneran dapet cucu scara kilat, hehehe," katanya.

Namun dari segi ilmu pengetahuan, fenomena torpedo dapat meningkatkan gairah seksual masih belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Menurut praktisi kesehatan dan akademisi Prof dr Ari Fahrial Syam,SpPD, KGEH, naiknya gairah seksual bisa disebabkan oleh beragam faktor.

"Testis kambing memang mengandung hormon testosteron yang bisa meningkatkan gairah seksual. Tetapi, sebenarnya peningkatan gairah seksual terjadi karena multifaktor, tidak hanya berhubungan dengan makanan saja," kata Prof Ari dalam rilisnya.

Meskipun ilmu pengetahuan belum membuktikan khasiat yang sebenarnya, torpedo kambing masih menjadi primadona karena khasiatnya. Terutama di momen tertentu seperti hari raya kurban, akhir pekan lalu.

Tertarik untuk mencobanya?



Simak Video "Waspada! Ini Mitos Paru-paru Basah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed