Selasa, 24 Sep 2019 16:00 WIB

Mahasiswa Mulai Oleskan 'Masker' Odol, Ampuhkah Menangkal Gas Air Mata?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sejumlah mahasiswa mengoleskan pasta gigi di sekitar mata (Jefrie Nandy Satria/detikcom).
Topik Hangat Terkepung Gas Air Mata
Jakarta - Sejumlah mahasiswa peserta demo di sekitar Gedung DPR tanpak mengoleskan odol alias pasta gigi di wajahnya. Sejauh ini dilaporkan belum ada tembakan gas air mata, namun odol selama ini diyakini bisa jadi penangkalnya.

Benarkah anggapan tersebut? Kepada detikcom, dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, Sp.B, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia pernah menjelaskan bahwa odol tidak banyak berpengaruh ketika ada paparan gas air mata.

"Odol nggak ngaruh sebenarnya. Gas air mata bekerjanya karena terhirup, bukan kontak dengan mata. Efek gas air mata itu kan terhirup yang menyebabkan sekresi dari kelenjar air mata," jelasnya seperti diberitakan sebelumnya.

Justru, partikel odol berisiko menyebabkan iritasi apabila masuk ke mata. Karenanya, ia tidak menganjurkan odol untuk dioleskan di sekitar mata.



Seorang anggota polisi yang bertugas ketika terjadi kerusuhan di Bawaslu, Selasa (22/5/2019), Fu-umori saat ditemui detikcom juga menggunakan odol ketika tembakan gas air mata mulai dilepaskan. Ia mengakui, fungsi utamanya memang bukan untuk menangkal efek perih di mata.

"Jadi odol itu biar keluar aja air matanya, bukan biar nggak kena gasnya. Kena mah tetep," katanya.

Punya pengalaman mata pedih terkena gas air mata? Bagikan tips di kolom komentar ya.



Simak Video "Kondisi WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna"
[Gambas:Video 20detik]
(up/wdw)
Topik Hangat Terkepung Gas Air Mata