Selasa, 12 Nov 2019 19:12 WIB

Via Vallen Pilih Perawatan Supaya Pipi Tirus, Apa Bedanya dengan Oplas?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pipi Via Vallen tampak chubby. Foto: Noel/detikFoto Pipi Via Vallen tampak chubby. Foto: Noel/detikFoto
Jakarta - Via Vallen meyakinkan tidak memilih operasi plastik atau oplas untuk memperbaiki penampilannya. Dia memilih perawatan untuk membantu pipinya terlihat lebih tirus.

"Ini proses penyembuhan. Kalau saya jawab takut salah, mau nggak jawab juga malah salah, beritanya makin ngawur. Sekarang mau diberitain gimana udah terserah, yang penting saya sudah jawab intinya," kata Via Vallen pada detikcom.


Dalam dunia medis kecantikan, oplas memang bukan satu-satunya pilihan untuk pipi terlihat lebih tirus. Ada prosedur lain yang bisa ditempuh untuk penampilan yang lebih baik. Sebagai contoh ada metode High-intensity focused ultrasound (HIFU) yang diterapkan mirip facial.

Dikutip dari healthline, HIFU dikatakan sebagai terapi tanpa luka dan sayatan. Gelombang ultrasound membantu pipi terlihat lebih tirus, kulit kencang, dan kenyal. HIFU yang menimbulkan efek kulit kemerahan dan bengkak tidak memerlukan waktu untuk pemulihan.

Perbaikan kondisi kulit dan wajah setelah HIFU dilaporkan bertahan hingga 3 bulan. Efek paling lama bertahan hingga 6 bulan dan harus segera menerapkan HIFU lagi. Jika tidak, kondisi kulit dan wajah kembali seperti semula.



Berbeda dengan HIFU, efek oplas bertahan lebih lama. Perbaikan kondisi kulit dan wajah bertahan selama lebih dari satu tahun. Rata-rata bahkan bertahan hingga 12,6 tahun setelah melakukan prosedur oplas.

Namun, pasien oplas perlu waktu pemulihan 2-4 minggu. Pasien juga harus menghadapi risiko infeksi, perdarahan, alergi obat bius, bekas luka, dan kenyataan yang tak sesuai harapan.

HIFU dan oplas memiliki kelebihan serta kekurangannya sendiri. Pemilihan prosedur yang tepat bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Baca juga:

Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)