Kamis, 21 Nov 2019 13:53 WIB

Lambat Bicara Ternyata Bukan Tanda Utama Autisme pada Anak

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Terlambat bicara bukan tanda utama autisme (Foto: iStock) Terlambat bicara bukan tanda utama autisme (Foto: iStock)
Jakarta - Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam spektrum autis seringkali diasumsikan secara keliru. Banyak masyarakat awam yang menduga anak yang pertumbuhan anak yang tidak sesuai dengan usianya sebagai autisme, termasuk dalam hal lambat bicara.

"Anak yang belum bisa bicara itu belum tentu autis. Tapi, anak autis pasti lambat berbicara," ujar Nuryanti Yamin, Ortopedagog dan Co-Founder Drisana Center pada detikcom, Rabu (20/11/2019).

Menurut Nuryanti, anak yang belum bisa bicara mungkin bisa jadi hanya mengalami speech delay (lambat bicara) atau disleksia. Ia menyarakankan agar terus memantau gejala yang terihat sampai usia tertentu, minimal saat usia 3 bulan.



Dari gejala tersebut, para orang tua bisa melihat adanya gejala atau hambatan di perilakunya, seperti gampang ngamuk dan semacamnya. Nuryanti mengatakan, jika terlihat ada hambatan perilaku, pasti akan diikuti dengan hambatan sosial.

"Saat anak itu mengalami hambatan dari sisi perilaku, pasti hambatan sosial akan mendekati. Sehingga akan hanya ada 2 kemungkinan, dia akan nolak lingkungan atau lingkungan yang nolak keadaan dia," katanya.

Untuk menunjukkan bahwa anak itu autis atau bukan, menurut Nuryanti akan semakin terlihat saat anak itu sudah mulai di usia sekolah. Jika memang ada indikasi autis, anak itu past tidak bisa mengikuti pelajaran yang diberikan.

"Maka dari itu, daripada menduga-duga, jika di usia tertentu perkembangannya tidak sesuai ya kita bertindak secara preventif saja. Segera bawa anak itu ke psikolog atau psikiater untuk didiagnosa. Kalau terlambat untuk diatasi, baik autis ataupun lambat bicara bisa berujung fatal bagi anak," ujar Nuryanti.



Simak Video "Video Aksi Bully Mahasiswa Autis Bikin Miris"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)