Jumat, 29 Nov 2019 05:20 WIB

Kenapa Serangan Jantung Sering Terjadi di Pagi Hari?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Serangan jantung sering terjadi di pagi hari(Foto: iStock) Serangan jantung sering terjadi di pagi hari(Foto: iStock)
Jakarta - Serangan jantung biasanya terjadi secara tiba-tiba, bahkan kebanyakan orang sering mengalaminya di pagi hari. Namun, mengapa serangan jantung lebih banyak berpotensi terjadi di pagi hari?

dr Siska Suridanda Danny SpJP(K), Kardiolog Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta menjelaskan fenomena serangan jantung yang sering terjadi di pagi hari terjadi karena tubuh mengeluarkan irama sirkadian. Irama sirkadian terjadi di pagi hari saat harus memulai aktivitas.

"Kenapa sering terjadi di pagi hari, karena memang penelitiannya menyatakan demikian, bahwa tubuh manusia ada yang namanya irama sirkadian, jadi di pagi hari itu hormon energik, yang membuat kita bergerak, membuat kita aktif naik kadarnya," ujar dr Siska saat ditemui di Hotel Shangri-La, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).



Tak hanya itu, dr. Sisca menekankan gaya hidup mempunyai peranan penting dalam pencegahan penyakit jantung selain kondisi-kondisi medis seperti darah tinggi, diabetes melitus, sakit gula, dan gangguan kadar kolesterol.

"Yang paling sering dan nggak capek-capeknya kita angkat soal gaya hidup adalah merokok, karena merokok ini rupanya adalah hobi orang Indonesia. Selanjutnya pola makan, dan gaya hidup kurang aktif, itu semua berkontribusi untuk terjadinya penyakit jantung," pungkas dr Siska.



Simak Video "RSUD Banjar Layani Penyakit Jantung Peserta BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)