Jumat, 29 Nov 2019 14:01 WIB

Atlet SEA Games Diisukan Tidak Perawan, Bagaimana Dokter Mengeceknya?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tes keperawanan dilakukan dengan memeriksa kondisi selaput dara (Foto: iStock) Tes keperawanan dilakukan dengan memeriksa kondisi selaput dara (Foto: iStock)
Jakarta - Atlet senam artistik SEA Games 2019 asal Kota Kediri dipulangkan karena diisukan tidak perawan. Kedua orang tuanya membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memeriksakan keadaan organ intimnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, orang tua mengklaim bahwa atlet tersebut masih perawan.

"Akibat isu yang beredar, keluarga merasa tidak terima, anaknya yang berstatus atlet senam provinsi Jawa Timur dan akan berlaga di Sea Games tapi tiba tiba dipulangkan begitu saja, apalagi hasil pemeriksaan organ intim masih sehat dan baik baik," ujar penasihat hukum, Imam Mukhlas, kepada detikcom, Jumat (29/11/2019).

Dalam istilah awam, keperawanan adalah selaput dara yang masih utuh. Namun, selaput dara yang robek dan tidak utuh lagi belum tentu terjadi karena pernah melakukan hubungan seksual atau penetrasi ke penis ke dalam vagina.



Tapi sebagai pembuktian, wanita tersebut akan menjalani tes keperawanan. Menurut dokter ahli kandungan di Rumah Sakit Premier, Surabaya, dr Poedjo Hartono, SpOG(K), tes keperawanan atau pemeriksaan keadaan selaput dara bisa diperiksa oleh dokter kandungan. Namun, pemeriksaan ini hanya dapat dikerjakan di meja ginekologi.

"Selaput dara yang tidak utuh belum tentu menandakan seseorang masih perawan atau tidak, karena banyak penyebab yang bisa membuatnya robek, seperti kecelakaan atau masturbasi. Tapi, jika memang ingin menjalani tes keperawanan, bisa diperiksa oleh dokter kandungan dan hanya bisa dilakukan di meja ginekologi," jelasnya saat dihubungi detikcom, Jumat (29/11).

dr Poedjo mengatakan, cara pemeriksaannya melalui dubur hingga menemukan lubang hymen atau selaput dara. Dari situlah akan terlihat lingkaran selaput dara atau lubang himen, masih utuh atau sudah robek.

"Pasien dibawa ke meja ginekologi untuk pemeriksaannya. Kemudian, cara pemeriksaannya lewat dubur kemudian didorong ke depan hingga kelihatan lingkaran / lubang himen, masih utuh atau sudah robek," ujarnya.



Menurut dr Poedjo, selaput dara yang berbentuk lingkaran berlubang itu ketebalannya hanya beberapa milimeter. Jadi bisa saja robek tanpa harus melakukan hubungan seks. Tapi, ada juga selaput dara yang elastis dan bisa melebar tanpa robekan, walaupun keadaan ini sangat jarang ditemui.

"Biasanya tes keperawanan dilakukan dengan memeriksa robekan atau besar lubang pada himen (selaput dara) atau dengan memasukkan dua jari ke vagina. Kedua teknik tersebut dilakukan dengan asumsi bentuk kelamin bisa jadi tanda aktivitas seksual seorang wanita," tulis WHO.

Terkait isu atlet dipulangkan, Kementerian Pemuda dan Olahraga memastikan ada masalah komunikasi. Dipastikan, sang atlet dipulangkan karena sebab lain.

"Yang benar, katanya, terkait dengan masalah kondisi prestasinya, jadi tidak ada hubungannya dengan masalah, mohon maaf, cek keperawanan," tulis Kemenpora dalam rilisnya.



Simak Video "Ini Loh Bahayanya Masak Mie Instan Bersama Bungkusnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)