Sabtu, 04 Jan 2020 18:00 WIB

Bersihkan Rumah Sehabis Banjir Tak Cukup Pakai Air, Ini Alasannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Bersihkan rumah usai banjir tak cukup pakai air. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Hujan lebat beberapa hari lalu memicu datangnya banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan banyaknya rumah warga yang tergenang banjir.

Manajer operasional jasa pembersih rumah Kliknclean, William Buntoro mengatakan agar warga yang menjadi korban banjir untuk tidak menunda-nunda dalam membersihkan rumah.

"Mereka harus sesegera mungkin bersihkan (rumah) dan mereka harus mengetahui cairan (pembersih) yang pas," kata William saat ditemui, pada Sabtu (04/01/2020).


Selain dapat merusak rumah dan segala isinya, membersihkan rumah hanya dengan menggunakan air tanpa cairan pembersih akan membuat bakteri penyakit akibat banjir tetap tumbuh.

"Contohnya rumah saya tergenang banjir, lumpurnya banyak, cuma dibersihin pakai air biasa terus disikat itu bersih. Tapi tidak mengurangi bau dan bakterinya juga nggak bakal hilang," ucap William.

William juga mengimbau pentingnya dalam penggunaan cairan pembersih yang tepat dalam membersihkan rumah.

"Jadi pertama pakai air, kedua harus ada cairan pembersih, kalau pake air tanpa cairan. Mohon maaf, baunya masih menyengat karena air yang masuk ke rumah kita bukan air bersih tapi kotor," pungkasnya.



Simak Video "Mengandung Bakteri Listeria, Kementan Musnahkan Jamur Enoki"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)