Jumat, 17 Jan 2020 05:00 WIB

Round Up

Viral Masak Mi Instan Bareng Bungkusnya dan Bahaya Plastik Dipanaskan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Logo PP 5 dalam bungkus mi instan bukan berarti aman untuk direbus (Foto: Achmad Reyhan Dwianto/detikHealth)
Jakarta - Sempat viral di media sosial, sebuah video yang menunjukkan seorang penjual bakso tampak merebus dua mi instan bersama bungkusnya. Sebagian netizen merasa khawatir tentang risiko kanker dari bungkus plastik dan mempertanyakan apakah tindakan tersebut baik untuk kesehatan.

Menurut ahli kimia dari Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), Andreas mengatakan mi instan yang dimasak sekaligus dengan plastiknya akan membuat bahan kimia di dalamnya juga ikut larut.

"Dalam bungkus itu kan bahan materialnya ada plastik, kedua warna tinta packaging. Plastik kalau dimasukkan ke dalam air panas, otomatis banyak bahan kimia yang masuk ke dalam air rebusan tersebut," jelasnya saat dihubungi detikcom.

Dr dr Agi Satria Putranto, SpB-KBD, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), juga mengatakan bahaya memasak mi instan dengan bungkusnya bagi kesehatan pencernaan.

"Oh tentunya kan itu plastik ya, tentunya sangat berbahaya, tidak baik untuk kesehatan, itu dikaitkan dengan fungsi pencernaan, jika plastiknya ada yang termakan kan berbahaya, plastik itu dihancurkannya kan tidak bisa maksimal," kata dr Agi.



Foto: infografis detikHealth


Kandungan zat kimia berbahaya seperti, ftalat atau phtahlate dan pewarna di dalam plastik juga disinyalir bisa menyebabkan kanker.

Faktanya semakin tinggi suhu air rebusan, maka bahan kimia berbahaya pada plastik akan cepat larut.

Meskipun, pada bungkus mi instan terdapat logo 'PP 5' yang mengartikan plastik ini tahan panas. Tentu, tidak akan mengurangi bahaya memasak mi instan secara bersamaan dengan bungkusnya.

"Kalau plastiknya mungkin tahan panas, tapi zat toksiknya tetap bermigrasi," ucap Andreas.
Video tukang bakso memasak mi instan bareng bungkusnya cukup viral di media sosial.Video tukang bakso memasak mi instan bareng bungkusnya cukup viral di media sosial. Foto: Tangkapan layar Twitter

Pentingnya memahami tata cara pengolahan makanan yang tepat, terutama pada produk instan, agar kesehatan pun tetap terjaga dengan baik.

"Apabila ingin memasak produk makanan, harus sesuai dengan dengan petunjuk dan cara penggunaannya. Kalau misalnya kemasan plastik, jangan sekali-sekali langsung mencelupkan bersama plastik dicampurkan jadi satu. Itu tidak baik untuk kesehatan, karena bisa berdampak pada masalah kesehatan seperti tadi," pungkas Andreas.



Simak Video "Keresahan Dokter Perihal Thermo Gun yang Ditembak di Tangan "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)