Kamis, 30 Jan 2020 05:50 WIB

Round Up

Seruan Viral 'Wuhan Jiayou!' dan Kejiwaan Warga Terisolasi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Media nasional China melaporkan sedikitnya 51 pasien virus corona telah dinyatakan sembuh. Hal itu membuat Wuhan perlahan bangkit. Warga Wuhan berusaha untuk saling menyemangati meski kotanya masih diisolasi (Foto: Stringer/Getty Images)
Jakarta -

Video suasana malam di kota terisolasi Wuhan menyita perhatian netizen belakangan ini. Dari balik jendela apartemen masing-masing, warga kompak saling menyemangati dengan teriakan 'Wuhan Jiayou!'

Kata-kata penyemangat itu menggelora di belantara gedung bertingkat, sahut menyahut memecah keheningan malam. Beberapa orang mengaku sangat emosional mendengarkan teriakan tersebut, tidak sedikit pula yang menitikkan air mata karena terharu.

Psikolog dari RaQQi - Human Development & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, MPsi, menyebut gerakan saling meneriakkan kata-kata penyemangat itu sebagai bentuk social support. Dalam situasi negatif akibat isolasi dan kepungan wabah virus corona, warga berusaha saling menguatkan.

"Mungkin juga meningkatkan motivasi untuk terus berpikir positif bahwa senegatif apapun kondisinya, percaya saja kalau hidup dan mati itu ada di tangan Tuhan," kata Ratih.

[Gambas:Video 20detik]

Untuk bisa sekompak warga Wuhan dalam hal saling menyemangati, menurut Ratih dibutuhkan sikap saling pengertian. Bukan itu saja, dibutuhkan juga saling kepedulian sebagai bagian dari sebuah kelompok.

"Sebenarnya itu masalah empati sih kalau menurut aku. Jadi kaya bagaimana dia bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain," jelas Ratih.

Dalam kenyataan sehari-hari, jauh lebih mudah untuk mengeluh dan saling menyalahkan dalam situasi seperti itu. Padahal sikap-sikap negatif seperti tidak akan membawa penyelesaian.

"Di sini itu harusnya bukan mencari siapa yang salah, karena nggak akan ada habisnya. Mungkin di Wuhan juga ada yang kaya gitu tapi nggak terekspos," kata Ratih.



Simak Video "Viral Video Teriakan 'Wuhan Jiayou' yang Bikin Haru"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)